Senin 24 Januari 2022, 16:47 WIB

Kepala Desa Suko Tersangka Korupsi Penyalahgunaan Jabatan terkait PTSL

Heri Susetyo | Nusantara
Kepala Desa Suko Tersangka Korupsi Penyalahgunaan Jabatan terkait PTSL

MI/Heri Susetyo.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Sidoarjo Aditya Rakatama.

 

KEJAKSAAN Negeri Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menetapkan Kepala Desa Suko Kecil Sukodono RHY sebagai tersangka kasus korupsi penyalahgunaan wewenang pengurusan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Penetapan RHY sebagai tersangka disampaikan dalam pers rilis oleh Kepala Seksi Intelijen Kejari Sidoarjo Aditya Rakatama, Senin (24/1). 

RHY ditetapkan tersangka pada 13 Januari lalu sesuai Nomor PR-19/M.1.10.2/Kph.3/01/2022. Menurut Rakatama, penyidik melakukan pemanggilan pada tersangka RHY pada Senin (24/1) tetapi tidak hadir. Surat pemanggilan sebenarnya sudah disampaikan pada 18 Januari lalu. "Akan tetapi pada hari ini tersangka tidak hadir tanpa alasan yang jelas, sehingga tim jaksa penyidik akan melakukan pemanggilan kedua kepada tersangka RHY tanggal 31 Januari 2022," kata Rakatama.

Rakatama menambahkan, tim penyidik saat ini masih melakukan pemanggilan saksi guna memberikan keterangan untuk kepentingan penyidikan. Keterlibatan saksi masih dibutuhkan untuk menemukan fakta hukum terkait tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan program pemerintah yaitu PTSL Di Desa Suko Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo Tahun 2021.

Terkait kasus ini, penyidik menyita barang bukti uang senilai Rp149,8 juta. Selain itu, sejumlah dokumen yang diduga terkait hasil penyalahgunaan kekuasaannya dalam pelaksanaan PTSL. 

Perbuatan tersangka RHY dinilai melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tersangka terkena ancaman pidana penjara minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun. Tersangka juga dikenai denda minimal Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar. 

Baca juga: Polisi Tasikmalaya Gerebek Produksi Miras Milik Satpam Bank Swasta

PTSL merupakan salah satu program pemerintah yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah secara gratis. Sertifikat cukup penting bagi para pemilik tanah. Tujuan PTSL menghindari sengketa serta perselisihan di kemudian hari. Namun tersangka menyalahgunakan wewenang dengan menarik uang pada warga yang mengurus PTSL. (OL-14)

Baca Juga

MI/Heri S

Sempat Anjlok, Produksi Susu Sapi Segar di Sidoarjo Naik Perlahan Pasca-PMK

👤Heri Susetyo 🕔Jumat 20 Mei 2022, 12:26 WIB
Karena wabah PMK, produksi susu segar anjlok sekitar 90%. Namun kini sejumlah sapi kondisinya sudah membaik dan produksi susu segar...
MI/Ignas Kunda

Sanggar Seni SRC SMP 3 Boawae Ruang Ekspresi Anak

👤Ignas Kunda 🕔Jumat 20 Mei 2022, 11:45 WIB
SEJUMLAH siswa di SMP Negeri 3 Boawae, Watugase, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, mengadakan pagelaran seni dan budaya dalam rangka...
MI/Dwi Apriani

Sinergi Pemkab dan SKK Migas, Tingkatkan SDM Lewat MVC

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 20 Mei 2022, 11:25 WIB
SEBAGAI upaya meningkatkan sumber daya manusia, Pemkab Muba bersama SKK Migas Perwakilan Sumbagsel kembali membuka Muba Vocational Centre...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya