Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Jatim Raih Skor Pelayanan Publik Tertinggi Nasional, Khofifah Siapkan Jawa Timur Jadi Lumbung Talent DNA

Basuki Eka Purnama
03/2/2026 07:12
Jatim Raih Skor Pelayanan Publik Tertinggi Nasional, Khofifah Siapkan Jawa Timur Jadi Lumbung Talent DNA
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (kedua dari kiri) saat Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih Rekor Muri sebagai instansi dengan "Implementasi pemetaan talenta PNS dan CPNS terbanyak di Indonesia", yakni sebanyak 36.668 Aparatur Sipil Negara, d(MI/HO)

PROVINSI Jawa Timur berhasil mengukuhkan posisi sebagai pionir pelayanan publik di Indonesia. Pada 2025, Jawa Timur mencatatkan skor kinerja pelayanan publik terbaik nasional dengan angka 4,75 dari skala 5. Pencapaian ini merupakan hasil penilaian komprehensif Kementerian PANRB melalui enam aspek layanan yang melibatkan kerja kolektif lintas sektor.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa prestasi ini bukan sekadar hasil kerja satu instansi, melainkan buah dari komitmen membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui program Jatim Cerdas. Kini, Pemprov Jatim melangkah lebih jauh dengan menyiapkan provinsi ini sebagai lumbung Talent DNA nasional.

Pemetaan Potensi Berbasis Presisi

Strategi penguatan SDM ini dilakukan melalui pendekatan pemetaan potensi berbasis Talent DNA ESQ. Menggandeng ESQ Corp di bawah panduan Ary Ginanjar Agustian, metode ini bertujuan untuk menggali dan mengoptimalkan potensi peserta didik sejak dini secara terukur.

“Pelayanan publik yang berkualitas berangkat dari SDM yang tepat di posisi yang tepat. Karena itu, Jatim Cerdas tidak hanya memastikan akses pendidikan, tetapi juga memastikan setiap anak dan setiap talenta tumbuh sesuai potensi terbaiknya,” ujar Khofifah saat menghadiri pelantikan pengurus BMPS kabupaten/kota se-Jatim di Surabaya, Sabtu (24/1).

Metode ini memungkinkan deteksi bakat unggul di berbagai sektor, mulai dari teknologi, desain, pertanian, hingga ekonomi kreatif. Khofifah menekankan pentingnya akurasi dalam mengenali bakat agar tidak ada potensi anak bangsa yang tersia-siakan.

“Banyak anak-anak kita sesungguhnya memiliki potensi besar, tetapi belum tereksplor. Kita tidak ingin satu pun anak kehilangan potensi efektifnya. Dengan pemetaan Talent DNA, kita ingin memastikan setiap anak memiliki harapan, arah, dan peluang untuk menguasai masa depannya,” tegasnya.

Menuju Episentrum Talenta Digital

Selain fokus pada pengembangan karakter dan bakat alami, Jawa Timur juga memperkuat kesiapan menghadapi era digital. 

Melalui kolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), sebanyak 2.600 tenaga pendidik di Jawa Timur telah mendapatkan pelatihan intensif di bidang Artificial Intelligence (AI).

Langkah ini menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi pertama yang menjadi mitra strategis Komdigi dalam pengembangan talenta digital secara masif. 

Dengan ekosistem pendidikan dan industri yang kuat, Jawa Timur optimis mampu menjadi episentrum lahirnya talenta unggul yang akan menopang pelayanan publik berkelas dunia di masa depan.

“Jawa Timur Insya Allah juga siap menjadi lumbung talenta digital nasional. Karena Jawa Timur adalah provinsi pertama yang menjadi mitra Komdigi,” pungkas Khofifah. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya