Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memastikan seluruh kegiatan operasi dan layanan kepada masyarakat berjalan dengan lancar di tengah kondisi pandemi, Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, S. Milton Pakpahan menyelenggarakan Management Walkthrough (MWT) ke beberapa wilayah operasi perusahaan di wilayah Jawa Bagian Tengah (JBT), seperti Tegal dan Semarang pada Kamis (2/12)-Jumat (3/12).
Milton didampingi oleh, Komisaris, M. Yusni, Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis, Harsono Budi Santoso, Vice President Supply & Distribution Planning Operation, Budi Hutagaol, dan Executive General Manager Regional Jawa Bagian Tengah, Putut Andriatno.
Rangkaian acara selama dua hari diawali dengan kunjungan ke Fuel Terminal Tegal Baru pada Kamis (2/12) kemudian dilanjutkan ke lokasi Terminal LPG Opsico Semarang pada Jumat (3/12). Dalam kesempatan MWT di FT Tegal, Milton memastikan kesiapan FT Tegal dalam Satgas Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.
"Jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, kami berharap FT Tegal siap untuk mendistribusikan BBM ke SPBU dan Pertashop di Tegal dan sekitarnya, termasuk SPBU rest area di sekitar tol Palikanci dan Batang-Pemalang. Selain itu, kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam pelaksanaan Satuan Tugas BBM dan LPG Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) yang akan memberlakukan PPKM Level 3 agar distribusi dan pelayanan BBM dan LPG tetap berjalan dengan baik," tambah Milton dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/12)
Kemudian pada hari kedua dilakukan kunjungan ke Terminal LPG Opsico Semarang sebagai lokasi yang akan mensuplai kebutuhan LPG di Regional Jawa Bagian Tengah.
Milton mengungkapkan bahwa pihaknya juga memiliki temporary terminal LPG di Pelabuhan Tanjung Mas yang telah beroperasi dan memiliki persetujuan layak operasi, izin lingkungan, dan rekomendasi operasi dari pejabat terkait di pemerintah pusat dan daerah.
Temporary LPG ini dapat menambah ketahanan stock dalam penyediaan LPG di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Tidak hanya itu, operasi temporary terminal LPG ini juga bertujuan untuk mendukung pertumbuhan perekonomian nasional.
"Untuk Terminal LPG Temporary di Semarang, Pertamina bekerja sama dengan Pelindo Energi Logistik yang merupakan anak perusahaan PT Pelindo III, untuk pengelolaannya," ujar Milton.
Milton menambahkan bahwa pihaknya juga sedang mendirikan terminal LPG di Rembang untuk menambah ketahanan suplai. "Semoga dengan didirikannya Terminal temporary ini, Pertamina semakin dapat melayani masyarakat dengan baik," tutur Milton.
Selain memastikan operasional dan progres proyek strategis, dalam kunjungan ini, Milton dan pendamping juga menyempatkan menyapa rekan-rekan Perwira beserta manajemen di kantor Terminal LPG Opsico. Pihaknya berharap, seluruh Perwira Pertamina Patra Niaga terus semangat dan dapat bekerja secara maksimal dalam menjalankan tugasnya, apalagi saat ini sudah mendekati masa Satgas Nataru.
"Fokus utamanya adalah menjaga pasokan dan layanan BBM dan LPG ke masyarakat. Selain itu saya juga mendukung agar para perwira dapat berperan aktif menjalankan program inovasi dan efisiensi untuk membantu kinerja perusahaan untuk lebih baik lagi. Selain itu, kami berharap semua perwira siap untuk kelancaran distribusi BBM dan LPG pada Satgas Nataru," pungkas Milton.(OL-13)
Baca Juga Inilah Daftar Sungai Terpanjang Di Indonesia
ANGGOTA Komisi VI DPR RI, Asep Wahyuwijaya, menyoroti agenda transformasi BUMN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR bersama PT Pertamina (Persero).
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan seluruh kapal milik PT Pertamina harus dibangun di galangan kapal dalam negeri.
Kerry Adrianto Riza, saksi mahkota dalam kasus korupsi tata kelola minyak, membantah tekanan dari ayahnya atau Irawan Prakoso terkait kontrak sewa terminal BBM OTM dengan Pertamina.
Saksi mahkota Kerry Adrianto Riza mengungkap Pertamina memperoleh manfaat hingga Rp 17 triliun dari penyewaan Terminal BBM OTM.
PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respons cepat dalam menghadapi dua situasi darurat di perairan lepas pantai Jawa Barat dalam kurun sepekan.
Moody’s Ratings menurunkan outlook 7 emiten Indonesia menjadi negatif, termasuk TLKM, ICBP, dan UNTR. Simak daftar lengkap emiten yang terdampak di sini.
Bahkan sempat direviu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan prosedur penunjukan sesuai pedoman pengadaan Pertamina.
Hukum seharusnya berfungsi sebagai tools of justice, alat untuk menegakkan keadilan, bukan berubah menjadi tools of politics demi memperoleh dukungan masyarakat.
WAKIL Menteri ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar mengatakan, Indonesia tetap memerlukan impor kilang dan BBM pada 2018, karena produksi dalam negeri belum mencukupi kebutuhan kilang.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
Di Provinsi Aceh, dari total 156 SPBU, sebanyak 151 SPBU atau sekitar 97% telah kembali beroperasi.
Anggapan bahwa mengisi bensin di siang hari mendapatkan volume lebih sedikit ketimbang di malam hari memang memiliki landasan ilmiah, namun dampaknya tidaklah signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved