Headline

Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.

Luhut Binsar: Stok Energi Nasional Mencukupi

Ihfa Firdausya
11/3/2026 11:28
Luhut Binsar: Stok Energi Nasional Mencukupi
ilustrasi(Antara)

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa kondisi stok energi nasional, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, tetap berada pada tingkat yang mencukupi dan terkendali di tengah dinamika geopolitik global. Ia juga mengatakan pemerintah sudah mengambil berbagai langkah antisipatif untuk memastikan distribusi energi kepada masyarakat tetap terjaga.

Hal tersebut disampaikan Luhut setelah menerima penjelasan langsung dari Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Pertamina Patra Niaga dan Direktur Operasi Kilang. Pertamina telah melaporkan kondisi cadangan energi nasional serta strategi mitigasi yang telah disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan.

Berdasarkan paparan Pertamina Patra Niaga, kata Luhut, stok BBM nasional saat ini berada pada level yang mencukupi. Untuk itu dapat dipastikan pasokan bahan bakar kendaraan masih dalam kondisi stabil.

“Saya baru saja mendengarkan langsung penjelasan dari Pertamina Patra Niaga. Secara umum kondisi pasokan BBM nasional masih mencukupi dan tidak ada isu krisis bahan bakar kendaraan. Cadangan kita berada pada level yang cukup untuk menjaga stabilitas pasokan,” ujar Luhut dalam keterangan yang diterima, Rabu (11/3).

Sementara itu, cadangan LPG nasional saat ini juga disebut tergolong mencukupi. Meski menghadapi tekanan dari dinamika geopolitik global yang berpotensi mempengaruhi rantai pasok energi, Pertamina telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk memastikan pasokan tetap terjaga.

Langkah-langkah tersebut antara lain optimalisasi produksi kilang, termasuk pengalihan sebagian produksi dari propylene menjadi LPG, peningkatan produksi Pertalite dari kilang domestik, serta renegosiasi dan penguatan koordinasi dengan pemasok internasional.

Selain itu, koordinasi juga dilakukan antara PGN dan Pertamina Patra Niaga untuk memaksimalkan penggunaan CNG bagi sektor industri yang memungkinkan beralih dari LPG, sehingga distribusi LPG dapat lebih difokuskan untuk kebutuhan rumah tangga.

“Pemerintah melalui Pertamina sudah menyiapkan langkah-langkah mitigasi yang konkret. Mulai dari optimalisasi produksi kilang, penyesuaian produksi energi, hingga koordinasi dengan pemasok global. Ini menunjukkan bahwa sistem energi kita cukup tangguh dalam menghadapi dinamika global,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan perkembangan mengenai dua kapal tanker milik Pertamina yang saat ini berada di wilayah yang terdampak dinamika geopolitik global.

Pertamina memastikan bahwa kapal MT Pertamina Pride dan MT Gamsunoro saat ini berada dalam kondisi aman dan berstatus standby atau hold position, bukan dalam kondisi darurat. Komunikasi dengan kedua kapal tersebut terus dilakukan secara berkala setiap empat jam untuk memastikan keselamatan kru serta memantau perkembangan situasi di lapangan.

Ketua DEN juga menegaskan, pemerintah telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk memastikan keamanan pasokan energi menjelang periode mudik Lebaran. Antara lain melalui penguatan koordinasi dengan BUMN energi dan pemantauan distribusi secara lebih intensif di berbagai wilayah.

“Pemerintah juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman menjelang mudik dan Hari Raya Idul Fitri. Kami ingin memastikan masyarakat yang akan melakukan perjalanan dan perayaan Idul Fitri dapat merasa tenang karena kebutuhan energi selama periode tersebut tetap tersedia dengan baik,” ujar Luhut.

Ia menyebut perkembangan global juga menunjukkan adanya sejumlah faktor yang berpotensi meredakan tekanan terhadap pasar energi. Hal itu termasuk kemungkinan pelepasan cadangan minyak oleh negara-negara G7 serta proyeksi meredanya dinamika geopolitik dalam beberapa minggu ke depan. Ketua DEN menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi secara intensif untuk memastikan stabilitas pasokan energi nasional tetap terjaga.

“Yang paling penting bagi masyarakat adalah memastikan pasokan energi tetap tersedia dan stabil. Dari penjelasan yang kami terima hari ini, kami optimistis kondisi cadangan energi nasional tetap mencukupi dan dapat dijaga dengan baik,” tutup Luhut. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya