Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
LONGSORAN tanah, batu, dan batang pohon kembali menimbun jalur Medan-Berastagi saat hujan deras mengguyur Kota Medan dan sekitarnya pada Sabtu (20/11) malam hingga Minggu (21/11) dini hari. Lokasi longsoran juga masih di kawasan yang kerap terjadi peristiwa serupa selama ini yakni seputaran tikungan PDAM Tirtanadi, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.
Kasatlantas Polrestabes Medan Ajun Komisaris Besar Sonny Siregar, Minggu, mengatakan, satu mobil tertimpa longsoran dan bagian belakangnya ringsek. Namun dia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Dia merinci, titik lokasi kejadian berada di kilometer 37,5 Jalan Jamin Ginting, seputaran Tikungan PDAM Tirtanadi, Sibolangit, pada hari ini, sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah kejadian, jalan sempat tertimbun total sehingga tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali.
Pihaknya kemudian melakukan penutupan sementara untuk membersihkan timbunan dan menghindari pengendara dari potensi longsoran susulan. Satu buldozer lalu dikerahkan membersihkan timbunan dan sekitar pukul 04.18 proses pembersihan selesai. Satu jam setelah itu jalan dibuka kembali dan kini lalu lintas sudah berjalan normal.
Berdasarkan catatan, kawasan itu menjadi salah satu yang paling rawan pada jalur Medan-Berastagi. Selain tikungan tajam, pada kanan dan kiri jalan terdapat dinding tanah tinggi yang kerap longsor bila turun hujan lebat cukup lama.
Baca juga: Bersihkan Saluran Irigasi, Tiga Warga Tertimbun Material Tanah Longsor
Longsoran di kawasan itu juga sudah banyak memakan korban jiwa. Peristiwa nahas terakhir terjadi belum lama ini, yakni pada Sabtu (23/10). Ketika itu mobil yang melintas jalur itu mendadak tertimbun longsor dan menewaskan lima penumpangnya. Kejadian itu juga mengakibatkan dua pengguna jalan lain terluka. (OL-14)
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
bencana tanah longsor di Watukumpul, Kabupaten Pemalang menimpa rumah warga, menutup ruas jalan dan mengakibatkan satu orang tewas
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
SEJUMLAH bangunan rumah warga dan tempat ibadah di Desa Campakawarna, Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur, terdampak bencana tanah longsor, Selasa (3/2) petang.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut, tanah longsor tidak hanya semakin sering terjadi, tetapi juga menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved