Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA warga Desa Sukagalih Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, tertimbun material tanah longsor, Minggu (21/11). Ketiganya mengalami luka sehingga harus dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.
Berdasarkan informasi, kejadian berawal saat korban bersama warga lain tengah bergotong royong membersihkan material tanah dan batu yang menutup saluran air di daerah irigasi Babancong, Minggu (21/11) pagi. Namun, kontur yang masih labil membuat tanah kembali longsor sehingga menimpa warga yang sedang kerja bakti. Ketiga korban tak bisa menghindar saat tanah kembali longsor.
"Jadi, saat itu warga berinisiatif kerja bakti memperbaiki saluran air yang tertutup tanah longsor. Kemudian terjadi tanah longsor susulan hingga menimbun tiga orang," kata Camat Takokak, Budi Rahayu, dihubungi Media Indonesia melalui telepon selulernya, Minggu (21/11).
Ketiga korban yang tertimbun diketahui bernama Surya, Jae, dan Agus. Surya dan Jae merupakan warga Kampung Cipurut RT 02/07. Sedangkan Agus warga Kampung Babakan Sirna RT 01/07.
"Saya sedang menemani korban di Rumah Sakit Bunut (RSUD R Syamsudin SH). Kemungkinan mereka mengalami luka dalam karena tertimpa tanah dan batu," sebut Budi.
Budi mengaku sudah melaporkan kejadiannya ke BPBD Kabupaten Cianjur. Saat ini tim BPBD Kabupaten Cianjur sedang dalam perjalanan ke lokasi kejadian.
"Sementara ini kegiatan kerja bakti dihentikan dulu. Kami juga terus pantau perkembangan di lapangan karena curah hujan masih cukup tinggi. Khawatir terjadi lagi longsor susulan," pungkasnya.
Kepala UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah V Sukanagara, MM Kurniawan, mengaku tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Hingga Minggu siang, dari tiga korban, yang sudah dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi sebanyak satu orang.
"Ada satu orang korban yang sempat tak sadarkan diri. Namun sekarang kondisinya sudah stabil," kata Kurniawan kepada Media Indonesia.
UPTD Pelayanan Infrastruktur Irigasi Wilayah V Sukanagara mencakup empat wilayah di selatan Kabupaten Cianjur. Cakupannya meliputi Kecamatan Sukanagara, Kadupandak, Cijati, dan Takokak. "Saat ini memang ada beberapa saluran irigasi yang terdampak bencana," jelasnya.
Baca juga: Longsor Kabupaten Banjarnegara Akibatkan 4 Warga Meninggal Dunia
Namun, kata Kurniawan, kewenangan di daerah irigasi dibagi. Ada yang kewenangannya di bawah Pemkab Cianjur atau Pemprov Jabar. "Tapi dalam kondisi curah hujan tinggi yang berpotensi bencana hingga berdampak terhadap irigasi, kami selalu siap siaga. Kami punya pejuang irigasi dan telah membentuk tim khusus tanggap bencana. Ketika ada jaringan irigasi terdampak bencana, tim yang terdiri dari 10 orang ini segera menindaklanjuti ke lokasi," pungkasnya. (OL-14)
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Sebanyak 35 rumah rusak berat serta tertimbun akibat tanah longsor yang terjadi pada November 2025.
BENCANA longsor yang melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November sekitar pukul 11.00 WIB menyisakan duka mendala.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved