Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR lahar dingin dari Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, memutuskan jalan penghubung menuju empat desa, Sabtu (13/11). Empat desa itu yakni Tanjung Batu, Amakaka, dan Napasabok di Kecamatan Ile Ape dan Jontona di Kecamatan Ile Ape Timur.
Lahar dingin mengalir dari Ile Lewotolok akibat hujan lebat yang mengguyur wilayah itu sejak Jumat (12/11) malam sampai Sabtu pagi. Setelah hujan reda, warga setempat ramai-ramai datang ke jalan yang putus untuk membangun jalan darurat. Mereka menimbun jalan yang putus tersebut dengan batu agar arus lalu lintas kembali lancar.
"Kami mengharapkan pemerintah daerah membangun jembatan agar jika terjadi lagi banjir lahar dingin, akses transportasi tidak putus," kata Kepala Desa Amakaka terpilih, Ambo Langobelen. Musibah itu mengkibatkan sejumlah warga panik dan mengungsi tetapi mereka kemudian kembali ke rumah.
Baca juga: Empat Pegawai BPN Lebak Diciduk terkait Kasus Korupsi
Selain itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat turun di 10 kabupaten di NTT pada Sabtu siang hingga sore, antara lain Kota Kupang, Manggarai, Timor Tengah Selatan, dan Rote Ndao. Masyarakat diminta waspada untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti banjir, longsor, dan pohon tumbang. (OL-14)
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Badan Geologi Kementerian ESDM menaikkan status aktivitas gunung tersebut dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) sejak Minggu (18/1) pukul 11.00 Wita.
Aktivitas erupsi ini terekam dengan amplitudo maksimum mencapai 36,2 mm dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.
Lembata membutuhkan investasi yang ramah lingkungan, meskipun beberapa sektor strategis kerap mendapat penolakan dari sebagian masyarakat.
Berdasarkan pengamatan instrumental, aktivitas kegempaan masih didominasi oleh gempa hembusan dengan jumlah mencapai 1.340 kejadian.
DINAS Kesehatan Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, bersama Puskesmas Lewoleba melakukan tindakan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Lewoleba Barat, Selasa (18/11).
SENJA baru saja turun di Taman Kota Lewoleba, Ibu Kota Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Minggu (16/11), ketika satu per satu obor mulai menyala.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved