Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS hujan tinggi yang melanda sebagian besar wilayah Sumatra Utara, termasuk Kota Sibolga dan sekitarnya, Minggu (31/10), mengakibatkan turunnya longsoran tanah yang menutupi ruas jalan Barus-Sibolga. Hal itu terungkap dari video amatir dari seorang warga setempat yang beredar di media sosial Whatsapp.
Dalam video berdurasi 1 menit 45 detik itu tampak timbunan longsor menutup ruas jalan. Video diambil sore menjelang malam. Sejumlah warga terlihat memeriksa timbunan longsor yang menutupi jalan. Timbunan longsor bahkan didominasi batu-batu berukuran besar.
"Hati-hati, nanti bisa ada longsor susulan," ujarnya memperingati sejumlah warga yang berdiri di atas timbunan longsor. Di bawah gerimis hujan, si pembuat video menjelaskan akses jalan putus total akibat longsor tersebut. Bukan hanya itu, tiang listrik di sekitarnya juga dalam kondisi miring tidak menentu.
Dalam video terlihat kabel-kabel listrik tegangan menengah di sepanjang jalan juga sudah menjuntai cukup rendah. Si pengambil video juga sempat berkata kepada warga lain untuk bersiap mengungsi bila kondisi memburuk.
Baca juga: Solar Langka di Kalsel, Sopir Truk Mogok Kerja
Deretan rumah warga tampak banyak berjejer di sepanjang jalan berseberangan dengan titik longsor. Sempat terlihat juga deretan kendaraan yang berhenti karena tidak bisa melewati ruas jalan itu. Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan resmi dari pemerintah setempat, pihak kepolisian, atau instansi terkait lain. (OL-14)
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Selain itu, perhatikan tanda alam seperti awan Cumulonimbus yang berbentuk seperti bunga kol berwarna gelap, yang seringkali menjadi penanda akan terjadinya hujan lebat disertai petir.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Sementara itu, cuaca ekstrem berupa angin kencang merusak rumah warga di Bekasi dan Sukabumi.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Pramono mengatakan perayaan akan digelar di delapan titik bersama Forkopimda, dengan pusat kegiatan di Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved