Selasa 21 September 2021, 18:50 WIB

Sandiaga Gagas Karantina Model Baru Karantina di Bali

Insi Nantika Jelita | Nusantara
Sandiaga Gagas Karantina Model Baru Karantina di Bali

Antara
Ilustrasi wisatawan di Pantai Sanur, Bali

 

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengusulkan konsep baru perihal pelaksanaan karantina di Bali. Menurutnya, masyarakat yang tengah karantina, tidak hanya terpaku berada di kamar penginapan saja.

Mereka bakal bisa bebas keluar di area satu kawasan penginapan seperti hotel atau resort. Rencana ini bisa diwujudkan bila Bandara Ngurah Rai Bali kembali menerima kedatangan langsung perjalanan luar negeri.

Pasalnya, saat ini pemerintah hanya membuka dua bandara untuk kedatangan penerbangan internasional selama perpanjangan PPKM, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan Sam Ratulangi, Manado.

"Jika airport Bali dibuka untuk penerbangan langsung, ini kita sedang menyiapkan suatu model, karantina tidak lagi di dalam kamar. Tapi, diperbolehkan kegiatan terbatas dalam resort yang ditunjuk," jelas Menparekraf dalam video yang diunggah akun sosial medianya @sandiuno, Selasa (21/9).

Dia berpendapat, rencana ini bisa menggairahkan perekonomian pelaku usaha di sekitar penginapan karantina. Pengelola hotel atau resort pun diminta mengawasi ketat, jika usulan ini diwujudkan. "Ini yang bisa kami lakukan agar ekonomi bangkit kembali, bisa membuka lapangan kerja terutama bagi masyarakat Bali yang sudah 1,5 tahun mengalami kontraksi dan kesulitan ekonomi," pungkas Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Sebelumnya, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers virtual, Senin (20/9) menuturkan, pemerintah kini masih memperketat pintu masuk kedatangan wilayah Indonesia agar tidak kecolongan masuknya varian baru covid-19.

Selain dua bandara yang dipilih, untuk pintu masuk dari laut atau pelabuhan hanya di Batam dan Tanjung Pinang. Di jalur darat hanya dapat dibuka di Aruk, Entikong, Nunukan dan Motaain.

"Proses karantina juga mdijalankan dengan ketat tanpa terkecuali dengan waktu karantina 8 hari dan melakukan PCR sebanyak 3 kali," kata Luhut. (OL-8)

Baca Juga

Antara

Basarnas: 11 siswa MTs Tewas Tenggelam Saat Susur Sungai Cileueur

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:58 WIB
Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas Bandung, kegiatan itu melibatkan 150...
Antara

Pemkot Semarang Targetkan Vaksinasi Kedua Rampung Akhir Tahun

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:45 WIB
Capaian vaksin dosis kedua di Semarang baru 80% dari target 1,3 juta warga setempat yang harus...
Dok MI

Pemkab Garut Targetkan 125 Ribu Vaksinasi/Pekan

👤Ant 🕔Jumat 15 Oktober 2021, 23:37 WIB
Ia menuturkan capaian vaksinasi covid-19 di Garut saat ini sudah 33 persen untuk dosis...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Risma Marah dan Gaya Kepemimpinan Lokal

ika melihat cara Risma marah di Gorontalo, hal itu tidak terlalu pas dengan norma, etika, dan kebiasaan di masyarakat.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya