Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Kalimantan Barat (Kalbar) menyatakan bahwa pihaknya tengah mencari pelaku perusakan Masjid Ahmadiyah di Tempunak, Sintang, Kalbar.
"Iya sedang diusut. Tim gabungan Polda Kalbar dan Polres Sintang lagi bekerja mengusut kasus pengrusakannya," papar Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Donny Charles Go, Sabtu (4/9).
Diketahui, Menko Polhukam, Mahfud Md meminta agar kasus perusakan Masjid Ahmadiyah di Kalbar diusut lebih lanjut lantaran sensitif.
Charles menyebut polisi hingga saat ini mencari pelaku perusakan masjid dan pembakaran bangunan di Kalbar tersebut.
Baca juga: Banjir Bandang Landa Ngada, Satu Anak Tewas, Ibu Hamil dan Suami Hilang
"(Pelaku) masih diidentifikasi dan belum ada yang diamankan," paparnya.
Sebelumnya, Mahfud Md menghubungi langsung Gubernur dan Kapolda Kalimantan Barat (Kalbar) usai peristiwa perusakan Masjid Ahmadiyah di Tempunak, Sintang. Mahfud mengingatkan semua pihak harus mengikuti aturan yang berlaku.
"Saya sudah berkomunikasi dengan Gubernur dan Kapolda Kalimantan Barat agar segera ditangani kasus ini dengan baik dengan memperhatikan hukum, memperhatikan kedamaian dan kerukunan, juga memperhatikan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Semuanya harus ikut aturan hukum," ujar Mahfud, Jumat (3/9). (OL-4)
Pembangunan masjid darurat tersebut dilakukan sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan sarana ibadah di tengah situasi konflik yang berkepanjangan.
Paket bantuan natura berupa pengharum ruangan senilai Rp116.867.500 yang akan disalurkan di wilayah Jakarta sebanyak 100 masjid, dan Sumatra 50 masjid.
Lokasi lahan masjid yang sebelumnya luas berkisar 2 hektare, habis tergerus arus deras saat banjir Aceh.
Anak-anak diajak menyelami nilai-nilai penting seperti sikap saling menolong, rasa syukur, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama manusia lewat dongeng.
Penguatan inisiatif publik dan rumah ibadah sangat krusial dalam mewujudkan kedaulatan energi bersih.
Menjelang Ramadan, kegiatan bersih-bersih masjid mulai marak dilakukan warga untuk menyiapkan tempat ibadah yang lebih higienis dan nyaman.
SETARA Institute mengecam penyegelan masjid Ahmadiyah di Kota Banjar, Jawa Barat dan mendesak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Ono Surono Minggu (8/12) menyesalkan pelarangan dan penutupan akses jalan menuju lokasi Jalsah Salanah Ahmadiyah di Kuningan.
Film ini bertujuan sebagai awerness campain atau membangun kesadaran publik agar bisa menerima aliran keyakinan lain yang secara sosiologis bagian dari negara yang harus dilindungi.
Lebih dari 2.200 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Provinsi DIY telah bergabung sebagai penyedia di marketplace mitra Toko Daring LKPP.
UNTUK ketiga kalinya, Depok mendapat predikat kota di Indonesia yang paling intoleran menurut penilaian Setara Institute. Apa kata wali kotanya?
Kedatangan Satpol PP Kota Depok ke Masjid Al-Hidayah untuk melakukan penyegelan ulang disertai dengan mobilisasi massa yang mengekspresikan kebencian terhadap JAI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved