Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memajukan pariwisata di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatra Utara (Provsu) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Simalungun. Komisi B DPRD Provsu diterima oleh Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara.
Ketua Komisi B DPRD Provsu Dhody Thahir menyampaikan bahwa tujuan Komisi B Provsu melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Simalungun adalah untuk memberikan dukungan dalam memajukan pariwisata di Kabupaten Simalungun.
“Kunjungan Komisi B ke Simalungun berkonsentrasi pada pariwisata Danau Toba, Parapat. Kami juga akan mengunjungi rumah bolon, karena ini juga sudah dikenal di seluruh Indonesia. Untuk melihat fasilitasnya, lingkunganya, jalan menuju lokasi, apakah mendukung untuk menambah PAD,” kata Dhody di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Kamis (2/9).
Dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini, menurut Dhody, sektor pariwisata menghadapi tantangan berat. “Jadi kita berikan motivasi untuk bisa bergerak kembali. Mudah-mudahan covid ini akan berakhir tidak lama lagi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Simalungun H Zonny Waldi menyampaikan terima kasih atas kunjungan kerja komisi B DPRD Provsu ke Kabupaten Simalungun. "Diharapkan kehadiran Komisi B ini dapat memberikan kemajuan untuk Kabupaten Simalungun," ujarnya.
Selanjutnya, secara ringkas Zonny menjelaskan tentang topografi Kabupaten Simalungun. Kabupaten Simalungun merupakan salah satu daerah terluas di Provinsi Sumatra Utara dengan luas wilayah 4386,60 Km², memiliki 32 kecamatan, 27 kelurahan, 386 nagori/desa, dan 1.152.025 jiwa penduduk.
"Dari jumlah penduduk tersebut, 58% bermata pencarian dari sektor pertanian, seperti padi, jagung, ubi kayu, dan sebagainya serta pertanian holtikutura," jelasnya.
Di sektor lain, Zonny menambahkan bahwa di Kabupaten Simalungun juga terdapat objek-objek wisata lainnya seperti wisata alam, wisata agro, dan wisata rekreasi. "Sektor wisata alam seperti Danau Toba yang menjadi kawasan destinasi pariwisata nasional super prioritas dan panjang pantai Danau Toba wilayah Simalungun 78,93 Km. Untuk itu berharap kepada Komisi B kiranya membantu perbaikan infrastuktur jalan di Simalungun, terutama jalan-jalan provinsi yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan," harapnya. (AP/OL-10)
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi guna memperkaya referensi dalam penyusunan regulasi baru.
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved