Kamis 02 September 2021, 13:43 WIB

NasDem NTT Sasar Rumah Ibadah Untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

Palce Amalo | Nusantara
NasDem NTT Sasar Rumah Ibadah Untuk Percepat Vaksinasi Covid-19

MI/Palce Amalo
DPW Partai NasDem, Nusa Tenggara Timur, menyasar rumah ibadah untuk menggelar vaksinasi Covid-19, Kamis (2/9)

 

DEWAN Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai menyasar rumah-rumah ibadah di Kota Kupang untuk menggelar vaksinasi covid-19.

Vaksinasi bagi anggota jemaat di rumah ibadah mulai dari Gereja Emaus, Kelurahan Liliba yang diwali dengan seremoni pembukaan oleh Anggota Fraksi Partai NasDem DPR, Julie Laiskodat.

Selanjutnya, NasDem akan menyasar jemaat di rumah ibadah umat lainnya yang belum disuntuk divaksin covid-19, termasuk jemaat yang kesulitan memperoleh vaksinasi dosis kedua.

"Masyarakat punya kesulitan karena setelah vaksin massal di tempat pertama, untuk vaksin dosis kedua tidak tersedia lagi, sehingga saya meminta izin gubernur keliling gereja dan masjid supaya masyarakat tidak bingung lagi mencari vaksin," katanya saat Peluncuran 'Ayo Vaksin' dan 'Emaus E-Mart," Kamis (2/9).

Menurut Julie Laiskodat, untuk mempercepat vaksinasi covid-19, lebih gampang mendatangi rumah ibadah karena warga pasti terdaftar sebagai anggota jemaat. "Vaksinasi di gereja juga lebih gampang karena tidak terjadi kerumunan," ujarnya.

Setelah datang ke rumah ibadah, tambahnya, terungkap banyak warga ternyata belum divaksin, serta ada warga yang kesulitan mencari tempat untuk vaksinasi dosis kedua.

Dari 150 orang yang mengikuti vaksinasi di Gereja Emaus di hari pertama, 49 orang di antaranya menerima vaksinasi dosis kedua, sedangkan pada vaksinasi hari kedua, Jumat (3/9) 150 orang sudah mendaftar. Strategi tersebut dinilai sangat tepat untuk mempercepat cakupan vaksinasi

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, percepatan vaksinasi wajib di semua provinsi dan tugas pemerintah daerah adalah menyebarkan vaksin ke masyarakat.
"Saya wajib berbuat sesuatu untuk membantu pemerintah," jelasya.

Ketua Majelis Gereja Emaus, Pendeta Helda Mimi Sir mengatakan ibadah tatap muka di gereja dijadwalkan pada 5 September 2021. Karena itu, kegitan vaksinasi ini sangat membantu agar jemaat lebih tenang dan aman. "Kami memiliki 2.500 anggota jemaat, masih ada yang belum divaksin," ujarnya.

Saat ini pihak gereja belum menerapkan aturan wajib vaksin kepada seluruh jemaat untuk mengikuti kegiatan ibadah, namun wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Kami belum memutuskan wajib vaksin untuk masuk gereja, aturannya harus secara kemejelisan. Saat ini semua jemaat sehat dan tidak menunjukkan gejala," kata Pendeta Helda Mimi Sir. (OL-13)

Baca Juga: Mural Rusak Fasilitas Umum, Satpol PP DKI Bertindak

Baca Juga

Antara/Jessica Helena Wuysang

Cuaca Ekstrem, Kelompok Nelayan Hilang Kontak di Natuna 

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 03 Desember 2021, 18:17 WIB
Di sisi lain, banjir rob juga terjadi setelah air laut naik ke permukaan dan merendam sebanyak 92 rumah warga di Kabupaten...
DOK MI

Belasan ASN Di Pemkot Bandung Terima Bansos

👤Naviandri 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:34 WIB
DINAS Sosial (Dinsos) Kota Bandung, Jawa Barat mengakui terdapat 19 Aparatur Sipil Negara ASN Kota Bandung yang mendapatkan Bantuan Sosial...
ANTARA

Pemkot Bandung Akan Tutup Sejumlah Ruas Jalan Selama Libur Nataru

👤Naviandri 🕔Jumat 03 Desember 2021, 17:20 WIB
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat akan melakukan penutupan sejumlah ruas jalan untuk memgatasi mobilitas masyarakat terutama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya