Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RATUSAN warga sambil menjinjing tabung oksigen ukuran 1 meter kubik, Sabtu pagi (31/7) secara bergelombang datang ke Loji Gandrung yang merupakan rumah dinas walikota Solo, untuk mendapatkan oksigen gratis yang dibagikan Pemkot bersama Korem 074/Warastratama dan distributor gas PT Langgeng Gas Njata.
"Ya ini berbagi kepada warga kekurangan oksigen untuk anggota keluarganya yang sakit. Intinya, bagaimana masyarakat bisa tertolong kebutuhannya, dan pandemi covid-19 ini segera berlalu," tukas Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surakarta, Siti Wahyuningsih menjawab Media Indonesia, di sela sela kegiatan berbagi oksigen gratis untuk warga Kota Solo di Loji Gandrung
Tidak hanya untuk warga kota yang butuh oksigen, rumah sakit pun pada hari Sabtu ini juga ikut mendapatkan pembagian 2 tabung besar gratis. "Ada sedikitnya 200 tabung oksigen besar yang kita bawa hari ini, selain untuk warga yang membutuhkan, juga rumah sakit ikut diberi bantuan dua tabung," papar Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata S Aji yang ikut menunggui proses pembagian oksigen gratis ini .
Ratusan warga dengan tertib menunggu giliran untuk mendapatkan oksigen gratis. "Alhamdulillah, di saat sulit mendapatkan oksigen, ini Pemkot dan TNI membantu gratis. Ini bisa untuk 3 - 4 jam," kata Mbah Suharto, warga Pucangsawit, sambil memanggul tabung ukuran 1 m3 yang sudah berisi penuh oksigen.
Sebelum ada pembagian oksigen gratis, para warga harus mendatangi perusahaan Samator, untuk mendapatkan oksigen. Namun belakangan ini, perorangan sulit dilayani, karena kebutuhan rumah sakit yang menangani pasien covid-19 semakin bertambah banyak kebutuhannya.
Walikota Gibran Rakabuming Raka menyatakan, Pemkot Surakarta di tengah kesulitan masyarakat dan rumah sakit dalam mendapatkan oksigen, akan terus mengupayakan berbagai cara, agar ketersediaan oksigen untuk Kota Solo aman dan lancar.
"Kita terus mengupayakan, bagaimana ketersediaan oksigen untuk perawatan pasien covid-18 di rumah sakit dan juga kebutuhan warga bisa terlaksana. Pemkot terus mengajak pihak distributor oksigen di mana pun ikhlas berbagi atas kelebihan yang dimiliki," papar Gibran.
Dalam pembagian oksigen gratis ini, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Lutfhi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto yang sedang menggelar kegiatan di Solo ikut mendekat dan berdialog dengan warga peberi.a oksigen. (OL-13)
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Pangandaran Mulai Sasar Usia 12-17 tahun
Penguatan kepemimpinan kepala sekolah merupakan bagian kunci dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.
Walikota Respati Ardi menyediakan banyak lokasi untuk ragam perayaan malam tahun baru dengan ekspresi berkesenian, dan yang bersifat konteplatif, reflektif dan doa.
Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, memastikan Pemkot Solo telah bersinergi dengan Polri dan instansi terkait untuk langkah mitigasi bencana secara terpadu.
Posisi strategis Solo sebagai pusat hubungan antara Jawa Barat dan Jawa Timur.
BLUEBIRD Group memperluas layanan taksinya ke Kota Solo yang punya pertumbuhan ekonomi positif di Jawa Tengah. Solo menjadi kota kedua Bluebird di provinsi ini setelah Semarang.
Prabowo bersama Sheikh Theyab dijelaskan seputar fasilitas rumah sakit.
Sejak jutaan tahun lalu, rotasi Bumi terus mengalami perlambatan. Perlambatan ini terjadi akibat tarikan gravitasi Bulan yang menciptakan gaya pasang surut, berfungsi seperti rem alami.
Atmosfer Bumi tidak selalu kaya oksigen seperti saat ini. Sekitar 3 miliar tahun lalu, hampir tidak ada oksigen bebas di udara.
Keterlambatan penanganan penyakit pneumonia pada bayi bisa menyebabkan bayi kekurangan oksigen dalam waktu lama dan kondisi ini mempengaruhi perkembangan otaknya.
Hasil interaksi radiasi dengan es, seperti yang ditemukan di Europa atau Ganymede (bulan Jupiter), yang menghasilkan sedikit oksigen di permukaan, tetapi tidak membentuk atmosfer layak huni.
Bukti geologi menunjukkan bahwa sekitar 2,4 miliar tahun yang lalu, Bumi mulai mengalami peningkatan kadar oksigen di atmosfer.
Selama miliaran tahun pertama, atmosfer di Bumi hampir tanpa oksigen. Padahal, makhluk penghasil oksigen telah hidup di lautan purba.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved