Kamis 29 Juli 2021, 08:25 WIB

Sembuh dari Covid-19, Kades Tube Ditahan Kejaksaan Kalabahi

Gabriel Langga | Nusantara
Sembuh dari Covid-19, Kades Tube Ditahan Kejaksaan Kalabahi

MI/Gabriel Langga
Kades Tubbe Ebenhaezer Sausabu seusai sembuh dari Covid-19 ditahan Kejaksaani Alor dalam duggaan Korupsi Dana Desa.

 

SEMBUH dari virus Covid-19, Kepala Desa (Kades) Tubbe, Kecamatan Pantar Tengah, Ebenhaezer Sausabu resmi ditahan oleh pihak Kejaksaan Negeri Kalabahi, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Rabu (28/7).

Ia langsung dijebloskan ke tahanan di Kantor Polsek Mebung, Alor Tengah Utara dalam dugaan kasus tindak pidana korupsi pengelolaan Dana Desa Tubbe tahun anggaran 2019 dan 2020, dengan taksiran kerugian Rp1 miliar lebih.

Kepala Kejaksaan Negeri Alor, Samsul Arif, SH, MH melalui juru bicaranya Gede Indra mengatakan, sebenarnya Kades Tubbe ini sudah ditahan sejak Senin (19/7). Namun karena di masa pandemi setiap tahanan yang hendak masuk ke sel tahanan wajib dirapid test. Saat pemeriksaan rapid test, tersangka dinyatakan positif Covid-19 hingga yang bersangkutan harus menjalani karantina di Wisma Kodim 1622 Alor.

"Usai dinyatakan sembuh Covid-19, yang bersangkutan langsung kita jemput dari lokasi karantina. Kita langsung bawa yang bersangkutan dan jebloskan ke sel tahanan milik Kantor Polsek Mebung, Alor Tengah Utara," jelasnya, Kamis (29/7).

Gede Indra menegaskan kasus dugaan korupsi dana Desa Tubbe ini tiga orang ditetapkan menjadi tersangka yakni Kades Tubbe Ebenhaezer Sausabu, kemudian bendahara Desa tahun 2019 Ferdinand Beri dan bendahara desa tahun 2020 Jems David Beriluki. .

Ia menuturkan penetapan tersangka ini berdasarkan laporan masyarakat pada bulan Januari 2021. Kemudian laporan masyarakat ini kita langsung ditindaklanjuti dengan membentuk tim jaksa penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan, ungkap Gede, ditemukan adanya indikasi kuat tindak pidana korupsi. Indikasi temuan ini kemudian dinaikkan ke tahap penyidikan.

"Hasil penyelidikan umum, kita temukan alat bukti yang mendukung terjadinya korupsi. Dalam penyelidikan umum kita temukan data yang mendukung, sehingga kita tingkatkan ke penyidikan khusus, dan selanjutnya ditemukan calon tersangka, dan kita kemudian tetapkan tiga tersangka itu," papar Gede Indra

Dalam penangganan kasus ini, pihaknya juga bekerjasama dengan Inspektorat Kabupaten Alor dalam pemeriksaan tujuan tertentu baik untuk pengelolaan dana tahun anggaran 2020 maupun tahun anggaran 2019. Dimana hasil pemeriksaan Kejaksaan tahun 2020, lalu dikembangkan dengan pemeriksaan ke tahun 2019.

"Dalam pemeriksaan itu, kita ditemukan kerugian negara dengan total kerugian yang ditemukan lebih-kurang sebesar Rp1 Miliar untuk dua tahun anggaran yakni tahun 2019 dan tahun 2020. Modus yang dilakukan oleh tiga tersangka ini dengan melakukan pembelanjaan fiktif dari dana yang ada. Otomatis bukti pertanggungjawaban juga fiktif," ungkapnya.

Disampaikan dia, ketiga ditahan ditempat yang berbeda. Yang mana tersangka Kades Tubbe kita dititipkan di rumah tahanan Polsek Mebung. Sedangkan dua tersangkanya lagi kita titipkan di tahanan Polres Alor.

"Ketiga ini masih tahanan Kejaksaan, jadi kita titipkan untuk menjalani proses hukum yang ada," pungkas Gede Indra. (OL-13)

Baca Juga: Jangan Sembarang Konsumsi Obat Saat Isoman

 

Baca Juga

MI/VICKY GUSTIAWAN

Lhoksumawe Kebut Vaksinasi Siswa 

👤Slamet Abdullah/Muklis Efendi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 15:35 WIB
Kepala Bidang Tata Usaha Dinas Pendidikan Aceh Cabang Lhoksumawe, Jamaludin, mengatakan sudah hampir 4.000 siswa di Kota Lhoksumawe telah...
MI/Andri Widiyanto

Luhut Sebut Perpres 87/2021 Percepat Investasi di Jawa Barat

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 15:16 WIB
Sebab, perpres tersebut menginstruksikan seluruh jajaran untuk mendukung pembangunan di kawasan industri Rebana dan wilayah Jawa Barat...
DOK/POLRESTA PALANGKA RAYA

Cegah Pelanggaran Prokes, Polsek Pahandut Awasi Acara Pernikahan

👤Surya Sriyanti 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 15:10 WIB
  Pengawasan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran protokol...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya