Senin 26 Juli 2021, 12:05 WIB

Jatim Dapat Tambahan 506.500 Dosis Vaksin AstraZeneca

Faishol Taselan | Nusantara
Jatim Dapat Tambahan 506.500 Dosis Vaksin AstraZeneca

AFP
Pemprov Jatim dapat tambahan 500 ribu lebih dosis vaksin covid-19 astraZeneca utuk dosis pertama.

 

PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur memanfaatkan tambahan sebanyak 506.500 dosis vaksin AstraZeneca untuk keperluan vaksinasi di daerah daerah yang belum terjangkau.

"Vaksin dikirim ke daerah daerah secara merata dan akan dilakukan secara serentak," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Senin (26/7).

Guberunur mengatakan  perlu ada sosialisasi yang masif kepada seluruh pemerintah daerah untuk segera menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada masyarakat. "Perlu ada sosialisasi kembali sesuai arah Presiden bahwa jangan menunggu dosis kedua (tetapi) habiskan, habiskan (stok dosis yang ada)," tegas Khofifah.

Jadi, tegas Khofifah, setiap vaksin yang datang akan dimanfaatkan dan dibagi diseluruh daerar untuk segera dihabiskan. "Jangan sampai vaksin tersisa, harus habis," pesannya.

Gubernur menyampaikan terimakasih dan apresiasi peran aktif semua pihak, TNI, Polri dan kejaksaan dalam mempercepat terwujudnya herd imunity atau kekebalan kelompok di Jawa Timur dengan menggelar vaksinasi massal. "Apa yang dilakukan mereka  mendukung upaya pemerintah untuk mengakselerasi vaksinasi nasional guna mencapai target, juga memudahkan masyarakat untuk memperoleh vaksin," ujarnya.

Baca juga: Pemprov Jatim Berkomitmen Percepat Program Vaksinasi Covid-19

Khofifah mengatakan, kegiatan vaksinasi oleh mereka sangat membantu Provinsi Jatim dalam upaya percepatan vaksinasi. Terlebih, angka kasus harian Covid-19 di Jatim pun masih belum melandai.

Khofifah menyebutkan berbagai upaya preventif ditempuh pemerintah, salah satunya adalah pelaksanaan vaksinasi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini sehingga Indonesia bisa segera keluar dari pandemi Covid-19.

Meskipun tidak 100% bisa melindungi seseorang dari infeksi virus korona, namun Khofifah menegaskan vaksinasi yang dilakukan dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat Covid-19.

"Itu sebabnya jika masyarakat memiliki kesempatan untuk vaksin covid-19, ada baiknya tidak menunda dan segera dilakukan. Jangan pedulikan hoax mengenai vaksin yang sengaja disebar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.(OL-13)

Baca Juga: Kerap Beritakan Perjudian Wartawan di Medan Disiram Air Keras

 

Baca Juga

ANTARA/Nyoman Budhiana

Wagub: Bali Siap Sambut Kedatangan Wisatawan Mancanegara

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 17:30 WIB
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menegaskan daerah setempat sudah siap menyambut kedatangan wisatawan mancanegara,...
Antara/HO-KKP

Penyu Terbesar di Dunia Muncul di Kalimantan Barat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 17:01 WIB
Penyu Belimbing dengan panjang lengkung karapas 174 cm, lebar karapas 114 cm, dan lebar jejak 194 cm didapati tengah menggali lubang untuk...
MI/Denny Susanto.

Jembatan Sei Alalak Resmi Dibuka untuk Uji Coba

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 26 September 2021, 17:00 WIB
Jembatan Sei Alalak yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala di Kalimantan Selatan (Kalsel) resmi dibuka untuk uji...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Cegah Konflik di Myanmar semakin Memburuk

Bentrokan antara pasukan perlawanan bersenjata dan militer dalam beberapa hari terakhir telah mendorong gelombang evakuasi baru di wilayah barat laut

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya