Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Denpasar, Bali menggelar upacara Peneduh Jagat, Pamlehpeh dan Mapekelem di Pantai Segara Mertasari Sanur, Jumat (23/7). Upacara ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung penanganan pandemi Covid-19 secara niskala sehingga diharapkan Covid-19 atau gering agung (wabah besar) ini dapat segera berakhir.
Rangkaian upacara ini diawali dengan ngaturang banten pemlehpeh dan pecaruan, dilanjutkan dengan persembahyangan bersama dan mulang pakelem di tengah laut. Seluruh rangkaian acara dipuput (dipimpin) Ida Pedanda Gede Putra Sari Arimbawa dari Griya Sari, Tegal Denpasar.
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa dan Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede ikut serta saat mulang pakelem di tengah laut.
Tampak hadir juga Kapolresta Denpasar, Kombes Jansen Avitus Panjaitan, Dandim 1611 Badung, Kolonel Inf. I Made Alit Yudana, Pj. Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, Bendesa Madya MDA Kota Denpasar, AA Ketut Sudiana serta jajaran Desa Adat Sanur.
Kordinator Upacara, Cokorda Wisnu Wardhana mengatakan, upacara Paneduh, Pamlehpehm dan Mulang Pakelem ini dipersembahkan kepada Sang Hyang Druwa Rsi. Hal ini dimuat dalam Lontar Roga Sanggara Bumi yang berkaitan dengan keberadaan Sasap Merana Gering Agung Covid-19.
"Upacara ini untuk menetralisir kekuatan negatif yang dilaksanakan di tiga tempat, yakni Giri Bali di Pura Pangubengan Besakih, selanjutnya di Pengulun Setra di Pura Prajapati Desa Adat Denpasar, dan di Penepining Segara di Pantai Mertasari Sanur yang didahului dengan banten Pecaruan dan Guru Bendu Piduka," ujarnya.
"Semoga gering agung Covid-19 yang sedang mewabah saat ini dapat segara teratasi dan segera usai, semoga kita sehat selalu dan selalu dalam lindungan Tuhan," harap Cokorda Wisnu. (OL-15)
Saat ini, Pura Segara Giri Wisesa melayani tiga ritual besar, yaitu Melasti, Ngayud atau penghayutan, dan Penglukatan (pembersihan diri).
ORGANISASI Ikatan Wartawan Online (IWO) Bali menggelar aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Minggu (15/2).
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Fokus utama petugas adalah area persimpangan jalan dan lampu lalu lintas (traffic light) yang kerap menjadi pusat kerumunan para pencari sumbangan.
Persembahyangan tahunan untuk memuja Dewa Siwa ini menjadi momentum perenungan dan introspeksi diri umat Hindu pada Januari 2026.
Satpol PP Kota Denpasar kembali menggelar aksi penertiban intensif terhadap gelandangan, pengemis (gepeng), pengamen, hingga badut yang kerap beroperasi di persimpangan jalan.
Penanganan sampah di ibu kota Bali tersebut kini difokuskan pada skema Tiga Zona Utama, yakni pengelolaan di sektor hulu, tengah, dan hilir.
Kehadiran jajaran Pemkot Denpasar dalam perayaan Natal ini menjadi simbol nyata hadirnya negara dalam menjamin kerukunan beragama di Bali,
Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan, kelancaran lalu lintas, serta keselamatan wisatawan dan masyarakat yang merayakan ibadah Natal di ibu kota Provinsi Bali tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved