Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mewujudkan Kota Tebing Tinggi sebagai kota kuliner, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi meluncurkan penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) dan Website Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan dalam digitalisasi sistem transaksi masih banyak kekurangpahaman dan edukasi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tebing Tinggi. Ia berharap agar pihak perbankan turut mensosialisasikannya.
"Kita merasa bersyukur Kota Tebing Tinggi sebagai salah satu kota yang pertumbuhan ekonomi cukup positif. Bahwa semua sistem sudah mulai digitalisasi, pun dengan transaksi, pelaku usaha UMKM kota Tebing Tinggi kurang pemahaman mengenai QRIS, kurang edukasi. Kita berharap untuk menyosialisasikan, dari perbankan juga ikut," kata Umar Hasibuan saat menggelar Forum Group Discusion di Gedung Hj. Sawiyah, Jl. Sutomo Kota Tebing Tinggi, Selasa (29/6).
Baca Juga: Peringati Hari Jadi Kota Tebing Tinggi, Wali Kota Ingatkan Jangan Lupa Sejarah
Sementara Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Siti Senorita menyambut baik kegiatan tersebut. Siti berharap kiranya kegiatan tersebut dapat membangkitkan ekonomi di Kota Tebing Tinggi sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk mempercepat transformasi digital di berbagai sektor strategis.
"Kegiatan ini sebagai harapan untuk bisa membangkitkan ekonomi di Kota Tebing Tinggi. Penggunaan QRIS tidak hanya bisa digunakan di sektor perdagangan, bisa juga digunakan di pasar tradisional, sektor pariwisata, rumah ibadah, lembaga sosial, untuk donasi termasuk juga untuk pembayaran pajak dan retribusi. Ini searah sejalan dengan arahan Presiden RI untuk mempercepat transformsi digital di berbagai sektor strategis.Kedepan kami berupaya agar perluasan QRIS bisa didukung masyarakat," urainya.
Selain itu keuntungan penggunaan QRIS bagi konsumen menurut Siti Senorita agar lebih higienis tanpa kontak fisik, transaksi cepat dan pengeluaran tercatat, aman dan terlindungi karena diawasi oleh Bank Indonesia serta efisien tanpa uang kembalian, bebas biaya, gratis serta kekinian.
"Sedangkan keuntungan bagi merchant atau pelaku usaha adalah menerima pembayaran secara higienis, mengikuti tren sehingga dapat meningkatkan penjualan, transaksi tercatat dan langsung masuk rekening, tidak perlu uang kembalian dan bebas risiko pencurian serta uang palsu, membangun credit profile dengan mudah, murah serta bebas biaya bagi usaha mikro," jelasnya. (AP/OL-10)
ibis Styles Serpong BSD City menggelar Corporate Gathering sekaligus memperkenalkan rangkaian promosi kuliner tematik hasil kolaborasi bersama bintang tamu dari MasterChef Indonesia.
Mengusung semangat kolaborasi budaya, ajang ini menjadi panggung bagi keragaman cita rasa Australia untuk bersanding harmonis dengan kekayaan kuliner Indonesia.
Lunar Prosperity Feast Delights menghadirkan pilihan menu yang merepresentasikan tradisi, rasa, dan filosofi berbagi dalam perayaan Tahun Baru Imlek.
Industri kedai kopi di Jakarta kian kompetitif seiring menjamurnya konsep visual dan pengalaman ruang yang ditawarkan.
ARYADUTA Menteng menggandeng salah satu maestro kuliner Indonesia paling berpengaruh, Chef William Wongso untuk Ramadan kali ini
Hingga saat ini, bangsa ini belum memiliki kerangka definisi "Masakan Indonesia" yang disepakati secara nasional.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Menlu Sugiono, memuji peran QRIS yang telah memfasilitasi transaksi lintas batas di berbagai negara, termasuk Thailand, Malaysia, Tiongkok, dan Jepang.
PERKEMBANGAN transaksi digital di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan lonjakan signifikan.
Nikmati libur akhir tahun seru di Nickelodeon Playtime SPARK! Dapatkan promo cashback menarik pakai QRIS BRImo. Cek infonya di sini!
Digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dinilai tidak boleh berkembang menjadi praktik eksklusif yang justru menyulitkan sebagian masyarakat.
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menanggapi perdebatan publik mengenai penggunaan QRIS dan penolakan pembayaran tunai di sejumlah gerai ritel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved