Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mewujudkan Kota Tebing Tinggi sebagai kota kuliner, Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi meluncurkan penggunaan Quick Response Indonesian Standard (QRIS) dan Website Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).
Wali Kota Tebing Tinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan dalam digitalisasi sistem transaksi masih banyak kekurangpahaman dan edukasi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Tebing Tinggi. Ia berharap agar pihak perbankan turut mensosialisasikannya.
"Kita merasa bersyukur Kota Tebing Tinggi sebagai salah satu kota yang pertumbuhan ekonomi cukup positif. Bahwa semua sistem sudah mulai digitalisasi, pun dengan transaksi, pelaku usaha UMKM kota Tebing Tinggi kurang pemahaman mengenai QRIS, kurang edukasi. Kita berharap untuk menyosialisasikan, dari perbankan juga ikut," kata Umar Hasibuan saat menggelar Forum Group Discusion di Gedung Hj. Sawiyah, Jl. Sutomo Kota Tebing Tinggi, Selasa (29/6).
Baca Juga: Peringati Hari Jadi Kota Tebing Tinggi, Wali Kota Ingatkan Jangan Lupa Sejarah
Sementara Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumut Siti Senorita menyambut baik kegiatan tersebut. Siti berharap kiranya kegiatan tersebut dapat membangkitkan ekonomi di Kota Tebing Tinggi sesuai dengan arahan Presiden Jokowi untuk mempercepat transformasi digital di berbagai sektor strategis.
"Kegiatan ini sebagai harapan untuk bisa membangkitkan ekonomi di Kota Tebing Tinggi. Penggunaan QRIS tidak hanya bisa digunakan di sektor perdagangan, bisa juga digunakan di pasar tradisional, sektor pariwisata, rumah ibadah, lembaga sosial, untuk donasi termasuk juga untuk pembayaran pajak dan retribusi. Ini searah sejalan dengan arahan Presiden RI untuk mempercepat transformsi digital di berbagai sektor strategis.Kedepan kami berupaya agar perluasan QRIS bisa didukung masyarakat," urainya.
Selain itu keuntungan penggunaan QRIS bagi konsumen menurut Siti Senorita agar lebih higienis tanpa kontak fisik, transaksi cepat dan pengeluaran tercatat, aman dan terlindungi karena diawasi oleh Bank Indonesia serta efisien tanpa uang kembalian, bebas biaya, gratis serta kekinian.
"Sedangkan keuntungan bagi merchant atau pelaku usaha adalah menerima pembayaran secara higienis, mengikuti tren sehingga dapat meningkatkan penjualan, transaksi tercatat dan langsung masuk rekening, tidak perlu uang kembalian dan bebas risiko pencurian serta uang palsu, membangun credit profile dengan mudah, murah serta bebas biaya bagi usaha mikro," jelasnya. (AP/OL-10)
Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersantai dan menikmati hidangan lezat bersama orang terdekat.
SOFITEL Bali Nusa Dua Beach Resort mengajak Anda merayakan Tahun Baru Imlek melalui “Flavours of Prosperity”, sebuah perayaan makan malam yang menyambut hangat tahun kuda.
Perayaan Natal tidak hanya identik dengan dekorasi meriah dan momen kebersamaan keluarga, tetapi juga dengan ragam makanan khas Natal dari berbagai negara.
ibis Styles Medan Pattimura mempersembahkan rangkaian acara yang dirancang untuk memberikan pengalaman Natal dan Tahun Baru yang menyenangkan
Thailand dikenal dengan kulinernya yang kaya rempah, bercita rasa kuat, dan mudah diterima lidah orang Indonesia.
Chef Syrco sering mengundang para produsen, petani, dan nelayan untuk merasakan sendiri hasil bumi mereka di restorannya.
Menlu Sugiono, memuji peran QRIS yang telah memfasilitasi transaksi lintas batas di berbagai negara, termasuk Thailand, Malaysia, Tiongkok, dan Jepang.
PERKEMBANGAN transaksi digital di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan lonjakan signifikan.
Nikmati libur akhir tahun seru di Nickelodeon Playtime SPARK! Dapatkan promo cashback menarik pakai QRIS BRImo. Cek infonya di sini!
Digitalisasi sistem pembayaran melalui QRIS dinilai tidak boleh berkembang menjadi praktik eksklusif yang justru menyulitkan sebagian masyarakat.
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian menanggapi perdebatan publik mengenai penggunaan QRIS dan penolakan pembayaran tunai di sejumlah gerai ritel.
Bank Indonesia menegaskan bahwa uang tunai tetap sah sebagai alat pembayaran di Indonesia dan tidak dapat ditolak dalam transaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved