Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGHADAPI pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden 2024, Partai NasDem terus berupaya melakukan kaderisasi dan pendidikan politik bagi masyarakat agar mereka mampu bangun dengan kenyakinan tinggi. Pendidikan politik yang dihadapi di tengah pandemi Covid-19 ini, harus tetap bekerja keras agar NasDem bisa menang di parlemen.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Jawa Barat, Saan Mustofa mengatakan, dalam pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2024 partai NasDem saat ini membutuhkan pengorbanan termasuknya bekerja keras untuk memenangkan. Karena, keyakinan tinggi bisa membangun kesadaran para kader sebagai petarung.
"Jelang Pileg dan Pilpres 2024, Partai NasDem terus melakukan kaderisasi dan pendidikan politik bagi anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) berada di daerah termasuk pengurus pusat juga harus turun tangan memberikan sosialiasi langsung kepada para kader di setiap daerah," katanya, Minggu (27/6/2021) di Hotel Grand Metro, Jalan HZ Mustofa.
Baca Juga: NasDem: Pertemuan Sekjen Parpol Koalisi Pertegas Dukungan ke Pemerintah
Saan mengatakan, kaderisasi dan pendidikan politik yang dilakukannya untuk meningkatkan kemampuan para pengurus NasDem sebagai upaya menyiapkan kader-kader yang mempuni menghadapi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2024. Karena, semua kader Partai NasDem di setiap daerah khususnya di Kabupaten Tasikmalaya harus mendapat kursi di parlemen.
"Untuk kaderisasi dan pendidikan politik partai NasDem yang telah melaksanakan di setiap daerah ada 18 dewan pimpinan cabang (DPC) tinggal 9 lagi belum dilaksananakan. Karena, berbenturan dengan kasus pandemi Covid-19 dan masalah lainnya, tetapi dalam pemilihan legislatif di Kabupaten Tasikmalaya sekarang harus mendapatkan satu kursi dengan target 7 kursi DPRD dan DPR RI 11 kursi ditargetkan 15 kursi harus didapatkan," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Tasikmalaya Ade Ikwan Batara mengatakan, pihaknya akan terus melakukan kaderisasi dan pendidikan politik bagi kader DPC, DPC dan simpatisan di 39 kecamatan dengan melibatkan 585 orang mulai generasi milenial, tokoh masyarakat, tokoh agama. Karena, Kabupaten Tasikmalaya sendiri akan menargetkan di tahun 2024 nanti menang untuk menuju parlemen.
"Partai NasDem akan berupaya bekerja keras terutama dalam menguatkan struktur, karena di tahun 2024 untuk pemilihan legislatif harus menang meraih suara 7 kursi DPRD termasuk harus menang di daerah manapun. Namun, di Tasikmalaya sendiri harus mendapatkan satu setiap daerah pemilihan," paparnya. (AD/OL-10)
JELANG Ramadan, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Tasikmalaya merangkak naik.
Petugas gabungan jugaharus selalu mewaspadai banjir luapan Sungai Citanduy dan Sungai Cikidang di Sukaresik
Pemerintah salurkan PIP 2026 sebesar Rp450 ribu per tahun untuk 888 ribu murid TK guna perkuat Wajib Belajar 13 Tahun dan pemerataan pendidikan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved