Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA kabupaten di Madura, Jawa Timur, yakni Kabupaten Sampang dan Sumenep, terus memacu percepatan vaksinasi berskala besar. Kedua kabupaten menargetkan dalam sehari vaksinasi dilakukan setidaknya tiga ribu sasaran.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, mengatakan dalam sehari, vaksinasi digelar di tiga kecamatan dengan target sasaran masing-masing seribu orang. "Dalam sehari setidaknya ada tiga ribu sasaran di tiga kecamatan. Sehingga dalam sepekan, minimal ada 21 ribu orang yang sudah divaksin," kata Achmad Fauzi, Rabu (16/6).
Sejauh ini, di Sumenep belum ada kendala pelaksanaan vaksinasi, terutama adanya penolakan dari tokoh masyarakat. Sehingga, Fauzi yakin dalam waktu dua bulan vaksinasi berskala besar di Sumenep akan tuntas.
"Kendalanya hanya faktor geografis, karena sebagian wilayah kami adalah kepulauan. Ada sembilan kecamatan kepulauan dan empat diantaranya sangat jauh, yakni Masalembu, Sapeken, Kangayan dan Arjasa," katanya.
Karenanya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk membantu pencapaian target vaksinasi di wilayah kecamatan terjauh tersebut.
Di Kabupaten Sampang, pada Rabu (16/6), digelar vaksinasi dengan menghadirkan tiga ribu orang untuk wilayah Kecamatan Kota. Vaksinasi dilaksanakan di dua titik, yakni di halaman Pendopo Bupati dan asrama Kodim setempat.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang datang ke Sampang untuk memantau vaksinasi bersama Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta mengatakan pihaknya meminta vaksinasi di Sampang agar dimaksimalkan karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Bangkalan yang mengalami peningkatan kasus Covid-19 cukup tajam.
"Di Bangkalan ada empat kecamatan zona merah dan hari ini (Rabu, 16/6) kemungkinan bertambah Kecamatan Burneh. Ini berbatasan dengan Sampang sehingga harus diwaspadai," kata Khofifah.
Bupati Sampang, Slamet Junaidi, mengatakan selain memasifkan pelaksanaan vaksinasi, pihaknya juga memoerketat penegakan protokol kesehatan, terutama di tempat umum dan perbatasan wilayah. "Ini mutlak kami lakukan untuk kebaikan bersama," kata Bupati. (OL-15)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Ribuan masyarakat dari berbagai daerah tampak antusias mengikuti tradisi riyayan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak.
BMKG & BPBD Jatim lakukan modifikasi cuaca demi amankan mudik 2026. Hujan lebat turun hingga 70%! Cek detail operasi dan prakiraan cuaca terbaru di sini.
KECELAKAAN beruntun terjadi di jalur Mudik Sidoarjo, Jawa Tengah. Kecelakaan itu melibatkan tiga kendaraan di jalur Surabaya-Mojokerto
Potensi ketersediaan air di Indonesia mencapai 3,9 miliar meter kubik per tahun. Dengan 80% air nasional digunakan sektor pertanian/irigasi.
JELANG masa arus mudik Lebaran 2026, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali memastikan kesiapan infrastruktur untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik.
PEKERJA migran Indonesia asal Jawa Timur di kawasan Timur Tengah berpotensi tidak bisa pulang ke Tanah Air saat momen mudik Lebaran tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved