Jumat 11 Juni 2021, 14:33 WIB

Krisis Air Bersih di Cilacap Meluas

Lilik Darmawan | Nusantara
Krisis Air Bersih di Cilacap Meluas

Antara
Ilustrasi

 

KRISIS air bersih yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) semakin meluas. Jika awal pekan ini, kekeringan baru melanda 13 desa di 6 kecamatan, kini telah meluas di 15 desa di 8 kecamatan. Hingga kini, ada 14 ribu lebih warga yang mengalami kesulitan air bersih.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan bahwa 8 kecamatan yang mengalami kekeringan adalah Kawunganten, Gandrungmangu, Patimuan, Bantarsari, Wanareja, Cilacap Tengah, Adipala dan Kampung Laut.

‘’Kecamatan yang paling luas mengalami krisis air bersih adalah Patimuan. Di kecamatan tersebut ada lima desa yang kekeringan yakni Rawaapu, Purwodadi, Bulupayung, Sidamukti dan Cimrutu. Sedangkan kecamatan yang desanya cukup banyak lainnya adalah Gandrungmangu. Yakni Cisumur, Gintungreja, Cinangsi dan Sidaurip,’’jelasnya, Jumat (11/6).

Baca juga :BPBD Klaten Bersiap Hadapi Bencana Kekeringan

Dikatakan oleh Tri Komara, sampai Jumat, sudah ada 35 tangki air bersih yang yang didistribusikan untuk 15 desa yang mengalami kekeringan.

‘’Sebanyak 35 tangki air bersih tersebut diperuntukkan bagi 4.207 keluarga atau 14.358 jiwa. Bantuan air bersih ini bersumberi dari pembiayaan APBD 2021,’’katanya.

Hari ini, lanjut Tri Komara, pada Kamis, BPBD mendistribusikan sebanyak 2 tangki atau 10 ribu liter untuk Desa Panikel Kecamatan Kampung Laut dan Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten. Sedangkan pada Jumat, satu armada tangki untuk memenuhi kebutuhan 60 keluarga atau 120 jiwa di Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut.

‘’BPBD Cilacap akan terus menyuplai kebutuhan air bersih untuk daerah-daerah yang mengalami kekeringan,’’tambahnya. (OL-2)

Baca Juga

Antara

Jokowi Dorong Kalsel Kejar Target Vaksinasi

👤Ant 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 21:40 WIB
"Target vaksinasi di Kalsel baru mencapai 33 persen, sehingga perlu kerja keras dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi ini,"...
DOK MI

Pemkab Sikka Terus Lakukan Upaya Tekan Angka Stunting

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 21:25 WIB
Pemkab Sikka terus melakukan upaya untuk menekan angka stunting di...
Antara

Hujan Intensitas Tinggi Picu Banjir di Samarinda

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 20:52 WIB
Hasil analisis InaRISK, Samarinda memiliki potensi risiko banjir kategori sedang hingga tinggi. BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya