Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS covid-19 semakin melonjak tidak terkendali, Kabupaten Kudus kian mencekam dengan jumlah warga terkonfirmasi hampir capai 1.000 orang dan akses jalan masuk ke daerah tersebut ditutup.
Pemantauan Media Indonesia Jumat (28/5) kondisi Kabupaten Kudus kian mencekam dengan semakin melonjaknya kasus positif covid-19, rumah sakit rujukan kewalahan menerima gelombang pasien yang terus berdatangan.
Setelah menutup tempat wisata, layanan makan ditempat di rumah makan atau restauran dan pemberlakuan jam malam serta menyiapkan rumah sakit darurat, terkini untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19 akses jalan masuk Kabupaten Kudus ditutup untuk kendaraan yang akan masuk ke daerah itu.
Baca juga: Kasus Meningkat Tajam Kudus Siapkan RSD Covid
Puluhan kendaraan travel dan wisata diputar balik serta ratusan wisatawan nekat masuk ke Kudus dites rapid antigen, karena penutupan dilakukan tepat di pintu gerbang masuk di Tanggulangin, sedangan untuk kendaraan dengan tujuan luar kota diarahkan melalui jalur lingkar Kudus.
Kondisi ini menjadikan Kudus nyaris seperti kota mati, kompleks pertokoan dan jalan raya terlihat lenggang hanya beberapa kendaraan melintas di jalan. Raungan sirene ambulance acapkali terdengar membuat suasana semakin mencekam akibat kasus covid-19 yang meningkat.
Data dihimpun dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus jumlah warga terkonfirmasi covid-19 hingga saat ini tercatat 822 orang yakni 273 orang dirawat di beberapa rumah sakit dan 549 orang isolasi mandiri, jumlah ini meningkat dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak 783 orang.
Baca juga: Lonjakan Kasus Covid-19 di Kudus Butuh Penanganan Cepat
Kekhawatiran semakin meningkat lebih tinggi kasus covid-19 di Kabupaten Kudus menjadikannya pemerintah daerah mengambil langkah konkret dengan menutup akses jalan masuk ke dalam kota, apalagi potensi cukup besar karena jumlah warga bersetatus suspek korona capai 444 orang dirawat dan isolasi.
"Jumlah warga berstatus suspek meningkat dari sebelumnya 392 orang," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo.
Kondisi semakin berat, ungkap Badai, selain jumlah warga terkonfirmasi covid-19 terus meningkat dan korban meninggal berjatuhan, sebanyak 20 tenaga kesehatan yang ada juga terpapar korona.
Bupati Kudus HM Hartopo secara terpisah mengatakan mengantiaipasi terjadinya lonjakan kasus covid-19, Pemerintah Kabupaten Kudus mengambil langkah konkret yakni dengan menutup jalan masuk ke daerah ini sampai kondisi benar-benar terkendali serta melakukan pemeriksaan ketat terhadap warga yang keluar masuk daerah.
Baca juga: Kasus Covid-19 Semarang dan Kudus Melonjak
Tes rapid antigen, demikian Hartopo, terus dilakukan secara acak terhadap warga baik yang baru datang maupun di tempat keramaian, hal ini sebagai upaya mendeteksi dinimmuncul kasus baru, bahkan di sebuah kampung di Kecamatan Jati secara mandiri warga terpaksa me-lockdown wilayahnya karena ada puhan warga setempat terpapar covid-19.
Merebak kasus covid-19 di Kudus, lanjut Hartopo, mulai terjadi setelah liburan lebaran lalu, karena banyak warga yang mendarangi tempat wisata dan melakukan kunjungan anjangsana ke warga lain baik di dalam daerah maupun luar daerah tanpa mematuhi protokol kesehatan. (OL-13)
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Studi Nature Communications ungkap pandemi Covid-19 mempercepat penuaan otak rata-rata 5,5 bulan, meski tanpa infeksi. Siapa yang paling terdampak?
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved