Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS Covid-19 Kota Semarang dan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah melonjak dratis. Diperkirakan penaikan kasus di kedua daerah tersebut terjadi akibat liburan lebaran lalu.
Meski secara umum di Jawa Tengah terjadi penurunan kasus covid-19, namun Kota Semarang dan Kabupaten Kudus mengalami lonjakan cukup besar, Seluruh rumah sakit di kedua daerah tersebut bersiaga dan menambah ruang perawatan dan isolasi untuk mengantisipasi ledakan pasien.
Data dari Dinas Kesehatan Jawa Tengah, berdasarkan akumulasi dari 35 daerah yang ada, saat ini jumlah pasien covid-19 yang dirawat di berbagai rumah sakit dan isolasi sebanyak 6.177 orang atau menurun dibanding sebelumnya 2.266 orang.
Namun, kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus mengalami lonjakan cukup besar, dalam sehari naik 79 orang terpapar covid-19 sehingga secara keseluruhan di daerah ini meningkat menjadi 260 orang yakni 123 orang dirawat di sejumlah rumah sakit dan 137 orang menjalani isolasi mandiri.
"Ada penaikan jumlah warga terkonfirmasi covid-19 cukup signifikan, hal ini karena adanya liburan lebaran beberapa waktu lalu," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo, Kamis (20/5).
Penaikan kasus cukup besar per hari ini, demikian Badai Ismoyo, menjadikan secara keseluruhan kasus covid-19 di Kudus mencapai 6.256 orang dan 549 orang meninggal serta sisanya sembuh. "Para tenaga medis di beberapa rumah sakit saat ini sedang berjuang keras untuk menangani pasien yang meningkat dratis," tambahnya.
Hal tersebut juga terjadi di Kota Semarang. Saat ini jumlah pasien covid-19 mencapai 409 orang dirawat dan isolasi yakni 309 orang merupakan warga kota ini dan 100 orang adalah warga dari luar daerah, jumlah ini naik dibandingkan sehari sebelumnya sebanyak 383 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam mengatakan dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran covid-19 yang lebih besar, berbagai upaya dilakukan yakni pelacakan setiap kasus yang muncul dan penanganan cepat. "Banyak pasien dari luar daerah dan klaster keluarga," imbuhnya. (OL-15)
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, aparat antirasuah menyasar Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Sejak pagi hujan ringan-sedang sudah mengguyur sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah, memasuki siang, sore hingga awal malam intensitas hujan berpeluang meningkat.
Banjir di Pekalongan mengganggu operasional kereta api. KAI mencatat refund tiket penumpang mencapai Rp3,5 miliar akibat pembatalan perjalanan.
Melihat kondisi cuaca yang masih hujan hingga saat ini, ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ikut serta melakukan modifikasi cuaca.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Sementara itu di Kabupaten Pati ratusan warga di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, kini mulai mengungsi di tiga lokasi
Rekomendasi Ombudsman RI akan diterbitkan apabila dalam tahap resolusi monitoring setiap laporan masyarakat tidak diselesaikan dalam batas waktu yang telah ditetapkan.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Banjir setinggi 40-60 sentimeter itu membuat sejumlah pabrik di kawasan tersebut terpaksa memulangkan pekerja lebih awal
Banjir tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur kawasan Semarang sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.30 WIB. Banjir yang terjadi mencapai ketinggian 10-60 centimeter.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengoperasikan pompa air tenaga surya berkapasitas total 2 x 125 liter per detik sebagai bagian dari sistem pengendalian rob dan banjir.
Hingga November 2025, data menunjukkan jumlah kunjungan wisatawan telah mencapai 7,6 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved