Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Diguyur Hujan Lebat Tebing 10 Meter Longsor Menutup Ruas Jalan Desa Rahtawu Kudus

Akhmad Safuan
03/2/2026 14:19
Diguyur Hujan Lebat Tebing 10 Meter Longsor Menutup Ruas Jalan Desa Rahtawu Kudus
Akses jalan utama Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kudus baru terbuka sebagian kecil setelah tertutup longsor(MI/Akhmad Safuan)

AKIBAT diguyur hujan lebat sejak sore, bencana longsor kembali terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Senin (2/2) malam, longsor dari tebing setinggi 10 meter tersebut menutup ruas jalan sepanjang 7 meter hingga menghambat akses jalan warga.

Pemantauan Media Indonesia Selasa (3/2) ratusan warga  di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus bersama aparat dan perugas BPBD Kudus, sejak pagi sudah disibukkan membersihkan tumpukan material longsoran berupa tanah dan bebatuan yang menutup ruas jalan keluar masuk di desa itu 

Material longsoran di sebuah tebing setinggi 10 meter menutup akses jalan utama sepanjang 7 meter tersebut terus disingkirkan, bahkan hingga siang baru setengah badan jalan yang dapat hanya untuk sekedar dapat dilintasi kendaraan roda dua, karena banyaknya tanah dan bebatuan menggunung sedang pembersihan dilakukan secara manual.

"Longsor terjadi tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB, hujan sejak sore hingga dini hari mengakibatkan tebing setinggi 10 meter runtuh menutup jalan utama menujubke kecamatan," kata Sarpin, saksh seorang warga.

Kepala Polsek Gebog Ajun Komisaris Siswanto mengatakan selain material tanah dan bebatuan, juga pepohonan yang berada di bukit itu ikut terbawa longsor hibggavmebutup ruas jalan, membuat akses warga keluar masuk desa terganggu, hibggavsejaj pagi dilakukan pembersihan untuk menyingkirkan longsoran.

Pekerjaan pembersihan material longsor dan pepohonan tersebut, lanjut Siswanto, melibatkan ratusan warga dibantu aparat kepolisian, Koramil dan BPBD Kudus tidak dapat berlangsung cepat, karena dilakukan jumlah material cukupbvantak dan dilakukan secara manual menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop dan linggis.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, menurut Suswanto, namun terganggunya akses jalan utama ini membuat warga mengalami kesulitan baik untuk keperluan ke pasar, berobat atau berangkat kerja. "Yang penting sekarang ini terbuka dulu, sementara hanya dapat dilintasi sepeda motor," imbuhnya.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Ahmad Munaji mengatakan longsor terjadi di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog tersebut karena intensitas hujan yang sangat lebat, sehingga tebing berada di jalan utama tidak kuat menahan gelontoran air hingga runtuh.

"Kura langsung kerahkan petugas pagibini untuk membuka akses jalan utama yang tertutup longsor, alat berat juga sulut masuk ke lokasi hingga hanya dapat dikerjakan secara manual dengan bergotong royong," ujar Ahmad Munaji. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya