Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIGA aset negara yang dibangun dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara(APBN) yang menelan dana sedikitnya lebih dari belasan miliar rupiah di Enggorang Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat NTT tampak telantar dan tak terurus. Ketiga aset milik pemerintah itu di antaranya Pasar Inpres Enggorang.
Pasar itu dibangun mengunakan dana APBN alokasi dari Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal senilai Rp4 miliar lebih. Hingga kini keberadaannya tak terurus dan menjadi lokasi pergaulan bebas anak usia remaja dan kerap terjadi keributan.
Tokoh masyarakat Enggorang, Fransiskus Samat, Selasa (11/5), menuturkan sangat disayangkan aset negara yang seharusnya dimanfaatkan untuk menambah dan menyokong perekonomian warga sudah tidak jelas nilai dan asas pemanfaatannya. "Pasar ini tidak pernah dibuka. Kalau pun dibuka yang jual hanya empat atau lima orang. Itu pun penjual sayur mayur. Sangat disayangkan karena seharusnya untuk pendapatan retribusi dari pasar tetapi pemda setempat belum memaksimalkan ini," ujar Frans.
Selain Pasar Inpres, jembatan timbang juga sudah belasan tahun tidak ada nilai dan manfaatnya. Jadi tidak heran jika aspal ruas jalan negara cepat rusak akibat bobot muatan melebihi kondisi bobot jalan raya di Flores Barat. "Yang diharapkan itu perhatian dan keseriusan pemerintah menggunakan fasilitas ini sehingga berdampak pada pemasukan daerah atau pemerintah," terangnya.
Ada juga terminal penumpang angkutan darat antarkabupaten dan wilayah dalam daerah. "Kalau bisa pemerintah menghidupkan kembali agar bisa bernilai manfaat bagi banyak orang, "katanya.
Kepala Dinas Pembangunan Masyarakat Desa Matheus Ngabut saat dikonfirmasi menolak memberikan jawaban tanpa alasan yang jelas. "Maaf untuk sementara waktu saya belum bisa memberikan keterangan," ucapnya.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
ANCAMAN longsor dan fenomena tanah bergerak terus menghantui warga Kampung Waso, Desa Golo Rentung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
PEMERINTAH Kota Kupang kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
CUACA ekstrem berupa hujan disertai angin kencang terus melanda Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam beberapa hari terakhir.
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
KETUA DPRD DKI Jakarta Khoirudin menilai Pemprov DKI Jakarta belum optimal dalam mengoptimalkan aset daerah. Sebab, nilai pendapatan retribusi daerah dalam APBD 2024 hanya ratusan miliarĀ
KETUA Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua menyoroti pengelolaan aset hasil penagihan Inspektorat yang merupakan kewajiban pengembang.
Masih banyak aset milik Pemprov DKI yang terbengkalai. Bahkan, banyak pula aset yang belum tercatat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih belum optimal melakulan penagihan serta pencatatan aset berupa fasilitas sosial (Fasos) dan fasilitas umum (Fasum) di Jakarta.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah meminta pemerintah provinsi DKI Jakarta menjaga aset daerah seperti Kampung Susun Bayam (KSB).
Pascagempa, PLN memastikan seluruh aset di NTT tidak mengalami kerusakan dan pasokan listrik masyarakat tidak terganggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved