Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
USAI bencana di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, banyak kisah tak terduga menimpa warga terdampak banjir bencana banjir bandang, Minggu (4/4). Salah satu kisah tak terduga datang dari Hendrikus Hengki Boy, warga Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur.
Sebelumnya, ia sempat terserang penyakit stroke hingga membuat dirinya lumpuh total selama setahun. Kini ia telah sembuh dari penyakit dan bisa berjalan layaknya orang normal akibatnya bencana banjir bandang yang melanda Pulau Adonara.
Saat ditemui mediaindonesia.com, di posko SDI Waiwerang, Selasa (20/4), Hengky, sapaan akrabnya, menceritakan, setahun dirinya hanya bisa terbaring di atas tempat tidur. Separuh tangan dan kaki tak bisa digunakan untuk berjalan dan menggenggam sesuatu.
Dirinya pernah dibawa ke dokter hingga dukun untuk bisa disembuhkan. Sayangnya, penyakit itu tak kunjung sembuh-sembuh sehingga membuat dirinya mengalami frustasi.
"Saya ini lumpuh total selama setahun. Saya tidak bisa melakukan aktivitas apapun. Saya tidak bisa jalan. Semua cara saya lakukan agar bisa sembuh. Saya pernah berobat ke dokter dan dukun tetapi juga tidak pernah sembuh, " ujar pensiun PNS ini.
Namun, selama itu pria berusia 56 tersebut menghabiskan waktunya di tempat tidur dengan berdoa. Mukjizat pun datang. Sekitar Minggu 4 April 2021 pukul 02.00 Wita banjir melanda permukiman warga yang ada di Waiwerang.
Ia yang sendirian di kamar tidur mulai mendengar teriakan warga sekitar. Tanpa disadari, tiba-tiba ia langsung lompat dari tempat tidur dan berlari ke luar rumah dengan air sudah setinggi perutnya. Tidak lama kemudian, banjir bandang datang dengan membawa kayu dan batu merusak permukiman warga yang ada di Waiwerang.
"Saya juga tidak percaya. Saat banjir datang, saya lompat lima anak tangga di depan rumah. Saya langsung lari keluar. Tiba-tiba saya bisa jalan. Saya juga kaget. Saya sempat menangis karena bisa jalan. Ini keajaiban. Saya sembuh berkat Tuhan," ujar dia.
Dia sampaikan saat ini ia sudah bisa membawa kendaraan roda dua dan melakukan aktivitas seperti manusia normal. "Sekarang saya sudah bisa bawah motor. Saya sudah bisa ke mana-kemana. Ini berkat dari Tuhan," ungkap dia lagi. (OL-14)
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved