Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN metorologi Klimatologi dan geofisika (BMKG) Kelas 1 Pangkalpinang menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap bencana akibat hujan lebat,
disertai petir dan angin kencang.
Kepala seksi Informasi dan data (BMKG) Pangkalpinang, Kurniaji mengatakan wilayah Babel masih dalam priode musim hujan hingga Juni mendatang. Lantaran itu, hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi, hal ini tentunya harus di waspadai.
"Awal Juni nanti Babel akan masuk musim panca roba dari hujan ke kemarau sehingga hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi," kata
Kurniaji. Rabu (14/4).
Ia menyebutkan berdasarkan catata pihaknya kecepatan angin di sekitar bandara depati amir Pangkalpinang mencapai 32 knot atau sekitar 59 km/jam.
"Dengan kecepatan demikian, ini sudah masuk dalam kategori puting beliung, karena umumnya kecepatan angin puting beliung ini berkisar antara 30-50knot atau 55-90km/jam,"ujarnya.
Mengingat tingginya potensi hujan lebat dan angin kencang di Babel. Pihaknya mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada.
"Kami hanya menghimbau untuk waspadai, baik di darah maupun bagi nelayan yang melaut,"ungkap dia.(OL-13)
Baca Juga: Cuaca Buruk, Harga Cabai Merah di Pariaman kian Pedas
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
BMKG: gelombang tinggi disertai hujan badai masih berlangsung di perairan utara Jawa Tengah hingga Minggu (18/1) ini.
Tidak hanya itu, akibat gelombang tinggi penyeberangan antar pulau baik Jepara-Karimunjawa maupunTanjung Emas Semarang-Karimunjawa juga terhenti, termasuk kapal layar motor
Gelombang tinggi 1,25-2,5 disertai angin hujan dan badai masih berlangsung di perairan Jawa Tengah berisiko terhadap pelayaran.
Cuaca ekstrem berpotensi di 27 daerah Salasa (13/1) warga di Pantura dan Jateng bagian tengah diminta waspada terhadap bencana hidrometeorologi dan gelombang tinggi.
Cuaca ekstrem yakni hujan lebat dan angin kencang dan sambaran petir masih berpotensi terjadi di berbagai darah disertai hujan badai dan gelombang tinggi.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, tujuh wilayah diprakirakan akan diguyur hujan lebat hingga hujan sangat lebat. Sedangkan, 18 wilayah hujan sedang dan hujan lebat
Bencana banjir dipicu cuaca ekstrem di Kudus dan Patimeluas, di Kabupaten Kudus merendam 8 desa di 4 kecamatan dan Kabupaten Pati merendam dan 59 desa di 15 kecamatan
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat akibat cuaca ekstrem yang meluas di berbagai wilayah Indonesia pada periode 13–19 Januari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved