Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA cabai merah di Kota Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar), naik menjelang Ramadan dari Rp33 ribu per kilogram menjadi Rp48 ribu per kilogram akibat cuaca buruk.
"Harga cabai naik. Kalau komoditas lainnya relatif stabil," kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Pariaman, Gusniyetti Zaunit, kemarin. Cabai di Kota Pariaman tidak saja berasal dari luar Sumbar tetapi juga dalam provinsi. Dalam pekan terakhir daerah itu mengalami cuaca tidak menentu sehingga memengaruhi harga cabai di pasaran.
Gusniyetti menyampaikan, untuk komoditas lain terpantau masih stabil, antara lain minyak goreng curah Rp14 ribu per kilogram dan minyak goreng kemasan Rp14.000 per liter. Lalu gula Rp13 ribu per kilogram, cabai rawit Rp42 ribu per kilogram, cabai hijau Rp40 per kilogram, bawang merah Rp29 ribu per kilogram, dan bawang putih Rp25 ribu per kilogram.
Selanjutnya daging sapi Rp130 ribu per kilogram, daging ayam Rp25 per kilogram, daging ayam kampung Rp50 ribu per kilogram, beras 42 Pariaman Rp12 ribu per kilogram, dan beras cisokan solok Rp15 ribu per kilogram. Seterusnya beras jenis anak daro Rp12 ribu per kilogram, beras jenis sokan Pariaman Rp13 ribu per kilogram, telur ayam ras Rp19 ribu per kilogram, telur ayam kampung Rp33 ribu per kilogram, dan kacang hijau Rp29 ribu per kilogram.
Untuk harga kacang tanah Rp28 ribu per kilogram, tepung dari Rp7.000 hingga Rp8.500 per kilogram tergantung jenis, garam halus Rp7.000 per kilogram sedangkan garam kasar Rp5.000 per kilogram. Sebelumnya harga cabai merah di sejumlah pasar di Kota Pariaman, Sumatra Barat, mengalami fluktuasi menjelang libur Natal 2020 dan tahun baru 2021 diakibatkan cuaca yang tidak menentu. (OL-14)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Fenomena ini dipicu oleh tingginya konsumsi masyarakat yang tidak dibarengi dengan kesiapan stok barang di pasar.
Program penyediaan beras dengan subsidi harga ini pun akan berlanjut mulai Maret mendatang. Anggaran yang disiapkan untuk program SPHP beras tahun 2026 sejumlah Rp4,97 triliun.
Kenaikan harga daging ayam ras berada di kisaran Rp5.000–Rp6.000 per kilogram seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk menu berbuka puasa.
Harga bahan pokok yang mengalami penurunan mencolok terjadi pada komoditas cabai rawit merah, dari Rp110.000 menjadi Rp76.000 per kilogram.
TPID DIY dan Bupati Gunungkidul pantau harga sembako di Pasar Semin. Cabai rawit merah tembus Rp80.000. Simak skenario intervensi dan daftar harga terbaru.
Harga cabai rawit merah mulai melandai di kisaran Rp60.000 per kg seiring membaiknya cuaca dan panen raya di sentra produksi. Cek update harga terbaru di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved