Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
Kabar gembira bagi masyarakat, harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Padang Panjang mengalami penurunan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8).
Analis Perekonomian Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Padang Panjang Chandra Erfiko menyebutkan, komoditas yang turun cukup signifikan adalah cabai merah, turun Rp4.183 dari Rp46.850 menjadi Rp42.667 per kilogram. "Penurunan harga ini perlu terus dijaga dengan memastikan pasokan dari daerah penghasil tetap lancar, sehingga stabilitas harga di tingkat konsumen dapat terjaga," ujarnya.
Selain cabai merah, sejumlah komoditas lain juga turun, di antaranya cabai hijau turun Rp3.000 menjadi Rp44.667/kg. Bawang daun turun Rp5.700 menjadi Rp23 ribu/kg. Bawang merah turun Rp1.683 menjadi Rp56.667/kg.
Cabai rawit turun Rp650 menjadi Rp40.017/kg. Bawang bombai turun Rp1.300 menjadi Rp35.700/kg. Daging ayam broiler turun Rp500 menjadi Rp30.167/kg. Bawang putih turun Rp350 menjadi Rp34.167/kg.
Sementara itu, pada minggu kedua Agustus ini, hanya sedikit komoditas yang mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut meliputi beras kualitas II yang naik Rp250 menjadi Rp16 ribu/kg. Seledri naik Rp400 menjadi Rp43.700/kg. Ikan kembung naik Rp10.000 menjadi Rp73.333/kg.
Komoditas utama lainnya relatif stabil, seperti beras kualitas I (Rp16.584/kg), beras kualitas III (Rp15.000/kg), gula pasir (Rp18.150/kg), tepung terigu segitiga biru (Rp13.000/kg), daging sapi (Rp141.667/kg), ayam kampung besar (Rp90.000/kg), ayam kampung sedang (Rp80.000/kg).
Telur ayam ras (Rp28.567/kg), telur itik (Rp32.800/kg), kacang kedele (Rp11.000/kg), kacang hijau (Rp26.000/kg), kacang tanah (Rp28.000/kg), serta minyak goreng dalam berbagai kemasan (Rp17.000–22.000/liter).
Menurut Chandra, kondisi ini cukup menenangkan karena fluktuasi harga yang terjadi tidak mempengaruhi daya beli masyarakat. (H-1)
Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Pasar Ramadan pada 5-8 Maret.
Harga komoditas cabai keriting mengalami penurunan dengan harga Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Gerakan Pangan Murah berlangsung pada 4–11 Maret 2026 di delapan titik kabupaten dan kota di Sulteng.
Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual Rp58.500 per kemasan lima kg atau sekitar Rp11.700 per kg, dengan kisaran harga Rp11.700–Rp12.300 per kg di lapangan.
Stok bahan pokok aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026 meski konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran memanas. Cadangan beras hingga 136 ribu ton siap menjaga stabilitas harga.
BPS juga menyoroti bahwa Februari 2026 bertepatan dengan momen Ramadan. Berdasarkan historis lima tahun terakhir, inflasi selalu terjadi saat Ramadan dengan besaran yang berfluktuasi.
Bahkan para agen atau pedagang pupuk di tingkat bawah juga sudah langsung diperintahkan untuk menurunkan harganya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved