Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MAHASISWA turut memperhatikan tingginya harga kebutuhan pokok. Mereka pun menggelar aksi kemanusiaan dengan membagikan 500 paket bahan pokok kepada warga, di Jakarta.
Paket yang dibagikan para mahasiswa ini berupa beras lima liter, diberikan melalui skema tebus murah seharga Rp10.000 per paket. Kegiatan ini berlangsung di sebuah lapangan terbuka di kawasan Jakarta Barat dan disambut antusias warga yang sejak pagi mengantre secara tertib.
Kegiatan yang digelar mahasiswa dari Universitas Esa Unggul pada Rabu (7/5) itu tidak sekadar bantuan sosial sesaat, melainkan wujud keprihatinan terhadap kondisi banyak keluarga di perkotaan yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan dasar. Harga beras yang terus naik dalam beberapa bulan terakhir telah menambah tekanan terhadap rumah tangga dengan penghasilan rendah.
Maria Arviah, salah satu penyelenggara, menuturkan bahwa kegiatan ini lahir dari kegelisahan melihat realita di lapangan. “Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendorong kepedulian sosial mahasiswa dalam membantu ketersediaan pangan bagi masyarakat sekaligus memberdayakan semangat gotong royong serta kepekaan isu kemanusiaan,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Kamis (8/5).
Pembagian paket sembako tersebut diselenggarakan untuk meringankan beban masyarakat yang merupakan bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat
Mayoritas warga yang datang adalah ibu rumah tangga dan lansia dari sekitar lingkungan kampus. Banyak dari mereka menyampaikan bahwa bantuan beras dengan harga terjangkau sangat berarti, terlebih menjelang pertengahan tahun. (Cah/P-3)
Dengan sistem pembelajaran yang mengikuti standar dunia, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan yang relevan, tetapi juga dilatih untuk berpikir kritis
Adapun total bantuan yang telah disalurkan mencapai sekitar 353,5 ribu ton beras dan 70,7 juta liter minyak goreng.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved