Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK) Aceh melalui Unit Pelaksana Teknis Mata Kuliah Umum (UPT MKU) menyelenggarakan Pameran dan Lomba Poster Pembelajaran. Itu merupakan bagian dari implementasi Rencana Pembelajaran Semester berbasis Outcome Based Education (OBE) atau metode pembelajaran yang memiliki fokus pada luaran.
Melalui pagelaran ini menampilkan 277 poster terbaik dari 518 kelas yang sebelumnya telah dilakukan seleksi oleh dosen pengampu. Agar menjangkau masyarakat lebih luas, waktu kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 6 hingga 9 Mei 2025 di Lobi Gedung RKU I USK.
Kepala UPT MKU, Teuku Muttaqin Mansur, kepada Media Indonesia, Selasa (6/5) mengatakan, kegiatan ini merupakan yang pertama di lakukan di USK. Namun, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung sebagaimaa diharapkan.
“Ini adalah kegiatan perdana, dan kami melibatkan juri independen untuk menilai karya-karya mahasiswa secara objektif dan profesional," tutur Muttaqin Mansur.
Dikatakannya, pameran ini bukan sekadar ajang lomba, melainkan juga menjadi sarana mengekspresikan nilai-nilai ke-USK-an. Misalnya, meningkatkan kejujuran, toleransi, kebersamaan, demokrasi, dan sopan santun.
Adapun penilaiannya dilakukan oleh para juri independen yang dipilih secara objektif supaya kualitas dan kredibilitas lomba ini benar-benar terjaga.
Hasil penilaian akan diumumkan pada akhir Mei nanti. Lalu poster-poster yang ditampilkan merupakan karya mahasiswa dari sejumlah mata kuliah umum. Antara lain adalah dari Pendidikan Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, serta Kebencanaan dan Lingkungan.
“Dukungan rektor dan komitmen para koordinator mata kuliah, dosen dan semua pihak sangat menentukan keberhasilan kegiatan ini. Tanpa kerja kolektif, pameran ini tidak akan terselenggara," ujar dosen Hukum Adat kelahiran Meunasah Meulieng, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya tersebut.
Adapun tema umum kegiatan ini adalah Implementasi Nilai-nilai Ke-USK-an dalam Pembelajaran di Lingkungan UPT MKU.
Melalui kegiatan ini, UPT MKU mendorong mahasiswa tidak hanya memahami nilai-nilai dasar karakter, tetapi juga mengaplikasikannya dalam bentuk karya nyata dalam mewujudkan kampus berdampak sebagaimana kebijakan baru Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kewirausahaan, Prof. Mustanir, menyampaikan apresiasi atas inisiatif UPT MKU.
“Kegiatan ini menunjukkan cara berpikir yang out of the book. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dilatih mengekspresikan nilai-nilai karakter melalui media visual yang komunikatif dan menyentuh" tutur Mustanir.
Ditegaskannya, bahwa pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) atau menghasilkan riset. Tapi juga membentuk manusia yang berintegritas dan berkarakter tinggi.
“Perubahan perilaku adalah indikator utama keberhasilan pendidikan. Maka dari itu, kegiatan seperti ini adalah investasi besar dalam membangun peradaban dan berdampak baik kepada masyarakat," ujar Mustanir.
Pameran dan lomba ini juga disambut positif oleh mahasiswa. Misalnya Tasya, 19, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan. Ia menyampaikan kekagumannya atas pergelaran ini.
“Ini pertama saya melihat langsung pameran poster, semuanya keren. Semoga tahun depan ada lagi dan lebih besar lagi," tutur.
Lalu mahasiswi lainnya bernama Rima, 19, dari Teknik Arsitektur, juga berharap agar kegiatan ini dijadikan agenda rutin karena memberi ruang ekspresi kreatif bagi mahasiswa. (MR/E-4)
Pada bidang kesehatan, dilakukan penyuluhan mengenai stunting, gizi seimbang, pola hidup sehat, pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan, dan pembagian multivitamin.
Fachrul Razi yang merupakan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran USK meninggal dunia lima hari menjelang Yudisium.
Minat mahasiswa untuk mengembangkan kewirausahaan hijau, yakni usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan, masih tergolong rendah.
Tim mahasiswa UMB berhasil meraih juara pertama dan ketiga dalam Business Plan Competition, serta juara pertama pada Short Video Competition di ajang AFLES 2025.
Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi.
Melihat eskalasi itu, aparat kepolisian langsung bertindak tegas dengan menyemprotkan air dari kendaraan taktis water cannon untuk membubarkan massa.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved