Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras disertai kilat dan angin kencang melanda wilayah Jawa Barat, termasuk Tasikmalaya. Alhasil, puluhan pohon tumbang di sejumlah lokasi.
Namun, kejadian pohon tumbang tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Diketahui, beberapa unit kendaraan rusak akibat tertimpa pohon.
Cuaca ekstrem Siklon Tropis Seroja yang terjadi beberapa hari terakhir, menyebabkan banyak pohon tumbang hingga menimpa rumah dan menghalangi jalan. "Intensitas hujan masih terjadi di berbagai daerah dan akan berdampak kepada bencana longsor, banjir, pergerakan tanah dan angin kencang," ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Ivan Diksan, Minggu (11/4).
"Pemerintah daerah harus siaga penuh untuk mengantisipasi berbagai kejadian. Kami berharap supaya masyarakat waspada dan hindari pohon, baliho dan bangunan kurang kokoh. Jangan parkir kendaraan di bawah pohon, karena berisiko terjadinya pohon tumbang," imbuhnya.
Baca juga: Sejumlah Rumah di Kampung Nefo Kupang Tenggelam Tertimbun Longsor
Ivan menyebut cuaca ekstrem akibat Siklon Tropis Seroja patut diwaspadai. Petugas di daerah juga harus melakukan monitoring. Misalnya, wilayah Tamansari, Kawalu dan Purbaratu, yang merupakan zona rawan bencana. Adapun kejadian pohon tumbang hampir terjadi di semua kecamatan.
"Semua peralatan yang berhubungan dengan bencana telah disiapkan. Termasuk, alat pemotong pohon berupa senso, pompa air dan perahu karet. Tim gabungan meliputi TNI, Polri, BPBD, Damkar, Tagana, PMI, Basarnas dan relawan, masih bersiaga," papar Ivan.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin mengatakan pihaknya terus siaga dalam menghadapi cuaca ekstrem beberapa hari terakhir. Apalagi, cuaca ekstrem mengakibatkan sejumlah rumah rusak karena tertimpa pohon tumbang.(OL-11)
Musim hujan sering kali dianggap sebagai penghalang bagi sebagian orang untuk berlibur. Namun, data terbaru dari platform perjalanan digital Agoda pada Februari 2026
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Penerapan higiene dan sanitasi yang ketat dinilai menjadi garda terdepan dalam mencegah penularan penyakit yang kerap muncul akibat meningkatnya populasi kuman di musim hujan.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Mandi air hangat bukan sekadar untuk kenyamanan, melainkan langkah krusial untuk membantu menghilangkan kotoran dari lumpur serta menjaga suhu tubuh agar tidak kedinginan.
Kelengkapan imunisasi sesuai usia merupakan benteng terkuat bagi anak.
Proses penanganan bencana banjir bandang di Babakan Madang belum tuntas, angin kencang melanda stadion Pakansari dan bagian tengah Kabupaten Bogor, Cibinong.
Sebanyak 200 pohon perindang di ring road Bantul masuk kategori berbahaya dan prioritas ditebang, terutama jenis munggur yang mudah patah.
Pohon tumbang menyebabkan arus lalu lintas dari Bandung menuju Ciamis dan Jawa Tengah mengalami kemacetan.
Guyuran hujan yang cukup lebat menumbangkan sebuah pohon cukup besar yang menimpa atap bangunan gudang di Banjar Benehkawan, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.
Berdasarkan data kejadian pohon tumbang yang masuk Pusat Pengendalian Operator (Pusdalops) Penanggulangan Bencana BPBD Bantul hingga pukul 13.45 WIB, tercatat 25 lokasi kejadian
POHON tumbang menimpa belasan rumah di Kecamatan Panawangan, Pamarican, Kawali, Cikoneng, Rajadesa, Cijeungjing, Cisaga, Cipaku, Banjaranyar, Baregbeg, Kabupaten Ciamis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved