Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH rumah penduduk di Kampung Nefo, Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT, kehilangan rumah mereka akibat tertimbun tanah longsor menyusul badai beberapa hari lalu. Hal itu diungkapkan relawan yang tiba di Kampung Nefo, Minggu (11/4). Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
Sebanyak 400 warga berhasil dievakuasi oleh pemerintah desa. Mereka saat ini ditampung di gedung gereja setempat dan rumah keluarga. Dari foto yang dikirim relawan, sejumlah rumah hilang tertimbun material longsor dan sebagaian lainnya roboh.
"Kebutuhan akan rumah layak huni pasca tanggap darurat sangat diperlukan," jelas Yemris Fointuna.
Menurutnya, warga Kampung Nefo yang tenggelam, perlu direlokasi karena lokasi tersebut tidak bisa ditempati lagi. Plt Kepala BPBD NTT Isyak Nuka mengatakan belum menerima laporan terkait tenggelamnya rumah penduduk di kampung tersebut.
Lebih jauh, Yemris mengatakan dari kesaksian para korban, badai terjadi saat tanaman di ladang, kebun dan sawah siap panen sehingga mengakibatkan gagal panen total. "Keadaan ini dapat menyebabkan kelaparan beberapa bulan ke depan karena stok pangan di lumbung warga tidak tersedia lagi," kata Yemris Fointuna anggota tim relawan mengutip keterangan para korban.
Selain itu, tanaman penopang yang selama ini menjadi sumber pendapatan warga seperti pisang, kelapa, kemiri, jambu mete dan hasil bumi lainnya rusak akibat tanah longsor. Keadaan ini otomatis dapat menyebabkan para korban bencana kehilangan sumber pendapatan. (OL-15)
Selain Minyakita, tim juga menemukan harga cabai rawit Rp75.000/kg, bawang merah Rp40.000/kg, bawang putih Rp45.000/kg, daging sapi Rp105.000/kg, daging ayam Rp40.000/kg.
Survei terbaru yang dirilis Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan tingkat kepercayaan publik terhadap Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) masih tergolong tinggi.
Perlindungan satwa adalah bagian tak terpisahkan dari mitigasi bencana dan keseimbangan ekosistem.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berlaku 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Bibit Siklon Tropis 97S yang saat ini terpantau di wilayah utara Australia berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam beberapa hari ke depan.
BMKG sudah menyampaikan bahwa ada beberapa titik di Pulau Jawa yang dibayangi badai siklon yang mengakibatkan cuaca ekstrem.
BMKG El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diperkirakan berlangsung pada 6-13 Januari 2026.
Sistem siklon tersebut memicu terbentuknya daerah belokan angin, pertemuan massa udara, serta perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved