Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Selasa (10/2), melaporkan bibit siklon 94S tumbuh di Laut Timor barat daya Kepulauan Tanimbar, telah memicu gelombang tingi dan angin kencang di Nusa Tenggara Timur sampai Maluku bagian selatan.
BMKG juga melaporkan kecepatan angin di area terdampak ganguan siklon maksimum 28 kilometer per jam dan tekanan udara minimum 1005 hPa. Pola sirkulasi lemah dan diprediksi tidak bertahan hingga 24 jam potensi menjadi siklon tropis tetap rendah.
"Dampak cuaca 9-10 Desember 2024 hujan sedang-lebat disertai angin kencang di NTT dan Maluku bagian selatan, tinggi gelombang 1,25–2,5 meter di perairan Selatan Kupang hingga Pulau Rote, Samudra Hindia Selatan Kupang sampai Pulau Rote, dan Laut Arafura bagian barat," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Neneote'k lewat keterangan tertulis.
Terkait bibit siklon tersebut, masyarakat diminta tetap waspada, terutama saat beraktivitas di laut di wilayah terdampak. Saat ini, bibit siklon 94S berada pada koordinat 15.5°LS, 116.4°BT.
Selain itu, bibit siklon 93S yang terpantau di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat (NTB), bergerak ke barat-barat daya menjauhi Indonesia. Potensi berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-48 jam dinilai sedang, tetapi dalam 72 jam ke depan dinilai rendah.
Bibit siklon 93S menimbulkan gelombang tinggi i sejumlah perairan mulai dari Jawa, Bali, hingga NTT. Di Perairan Selatan Jawa Timur hingga Sumba, tinggi gelombang antara 2,5–4,0 meter, namun di Selat Bali hingga Lombok, tinggi gelombang antara 1,25–2,5 meter. (H-2)
BMKG mengungkapkan bahwa kemunculan tiga bibit siklon tropis, masing-masing bernomor 94W, 92S, dan 98P, memicu belokan serta perlambatan angin yang membentuk daerah konvergensi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang mengeluarkan peringatan dini cuaca yang berlaku 30 Januari hingga 1 Februari 2026.
Peringatan ini menegaskan pentingnya mitigasi bencana sejak awal, terutama melalui kebijakan tata guna lahan yang berbasis sains dan bukti ilmiah.
PERGANTIAN bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia berpotensi memicu cuaca ekstrem di Nusa Tenggara Timur (NTT).
BMKG memprakirakan Siklon Tropis Nokaen akan berkembang secara persisten dan bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia dalam 24 jam ke depan.
Prakiraan cuaca hari ini: BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem akibat Bibit Siklon Tropis 93S yang berpotensi memicu hujan lebat dan angin kencang di sejumlah wilayah Indonesia.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Selain pengaruh siklon tropis, kondisi cuaca ekstrem juga dipicu oleh menguatnya Monsun Asia serta aktifnya Gelombang Ekuatorial Rossby dan Kelvin.
Pada periode tersebut, kata dia, suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 25-33 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara berkisar 62-95 persen.
INTENSITAS cuaca ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya dalam beberapa pekan terakhir mulai berdampak serius pada sektor industri maritim.
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved