Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PERAJIN olahan makanan khas Tasikmalaya sepekan ini bingung dengan langkanya beras ketan merah dan putih di sejumlah pasar tradisional. Akibatnya harga bahan baku pembuat rengginang, uli ketan, ulen atau jadah, opak dan tape tersebut mengalami kenaikan cukup signifikan jelang ramadan.
Salah seorang perajin pengolahan makanan, Yuyun, 58, warga Tenjowaringin, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, mengatakan, kesulitan mendapat bahan baku beras ketan untuk membuat rengginang, uli ketan, ulen atau jadah, opak dan tape.
"Bahan baku berupa beras ketan putih semula harganya Rp12 ribu naik menjadi Rp14 ribu per kg. Untuk beras ketan merah semula dijual Rp12 ribu/kg menjadi Rp18 ribu/kg. Ini membuat perajin tak bisa melakukan pengolahan makanan, berapa mau ambil keuntungan kalau harga dinaikkan juga serba salah," kata Yuyun, Kamis (8/4/2021).
Ia mengatakan, olahan makanan untuk oleh-oleh bagi para pemudik masih dilakukan secara turun temurun oleh ibu rumah tangga (IRT) di Desa Tenjowaringin, Kecamatan Salawu. Kenaikan bahan baku, tak sebanding dengan pendapatan karena harga ketan sudah lama mengalami kenaikan. Sekarang malah jarang ditemukan di sejumlah pasar tradisional.
"Harga bahan baku yang terus merangkak naik membuat para perajin olahan makanan yang dilakukan setiap kepala keluarga hanya mampu membeli beras ketan putih sekitar 3-5 kilogram. Sebelumnya bisa membeli 10 kilogram. Untuk beras ketan merah saat ini suliy dicari karena lahan pertanian banyak ditanami padi biasa," ujarnya.
Perajin makanan olahan lainnya, Soleh, 50, mengakui mengurangi produksi rengginangnya karena bahan baku yang sulit dan harganya naik. Kenaikan harga beras ketan merah dan putih dinilainya cukup tinggi. Bagi usaha perajin kecil-kecilan terasa berat, apalagi saat pandemi Covid-19 ini
"Makanan olahan kami sebelum pandemi Covid-19 biasa dikirim ke berbagai wilayah seperti ke Ciamis, Bandung, Jakarta dan menyuplai ke sejumlah toko oleh-oleh termasuk pasar tradisional. Sekarang di masa pandemi kami pusing karena bahan baku jadi langka," paparnya. (OL-13)
Pemerintah terus memperkuat cadangan pangan nasional sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi dampak fenomena El Nino yang dapat mengganggu produksi dan distribusi pangan.
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Ketua Baznas RI, Noor Achmad, menyampaikan penyaluran zakat fitrah tahun ini ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu mustahik.
Baznas terus memperkuat kelompok petani binaan program Lumbung Pangan (LP) di berbagai daerah di Indonesia dalam mempersiapkan beras kualitas premium untuk kebutuhan Zakat Fitrah.
PT Food Station Tjipinang Jaya (Perseroda) mengunci pasokan pangan jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan stok pangan nasional surplus dan aman hingga Idulfitri 2026.
Aston Kartika Grogol menyajikan beragam pilihan menu khas Nusantara dan internasional yang diolah secara fresh oleh tim kuliner profesional.
Juru masak pribadi Habibie, Satiyah, mengungkap kalau pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan itu, nyaris setiap waktu minta untuk dimasakkan sajian Nusantara.
Subform menghadirkan 15 jenis kopi pilihan yang menyasar mulai dari gen milenial hingga gen Z, dengan harga bervariasi Rp35 ribu-Rp60 ribu.
MENGAWALI kuartal kedua tahun ini dengan semangat baru, Hotel GranDhika Pemuda Semarang kembali memanjakan para pencinta kuliner melalui peluncuran rangkaian promo menu spesial.
OAKWOOD Premier Cozmo Jakarta dengan bangga mempersembahkan kembali kampanye khasnya, All You Knead is Comfort.
Dengan rentang harga yang terjangkau, yakni mulai dari Rp20.000 hingga Rp65.000, Gedong Heritage menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anak muda hingga kalangan keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved