Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH 15 tahun seorang janda dengan dua anak di Kampung Jerukmipis, RT 01 RW 03, Desa Ciroyom, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, belum mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah, terutama rumah layak huni. Kini, keluarga tersebut sempat tiga hari tidak makan dan memenuhi kehidupannya dengan mengandalkan nasi ditaburi garam.
Ketiganya tinggal di rumah gubuk berukuran 3x4 meter beratap pohon kelapa dan dindingnya berbahan bambu (bilik). Rumah yang dibangun di lahan wakaf dihuni oleh Emin, 45, bersama kedua anaknya yang masih kecil yakni bernama Ratnasari, 15, dan Siti Nurazizah, 10.
Namun, anak paling kecil belum pernah melihat wajah ayahnya. Pasalnya, saat masih di kandungan, sang ayah telah meninggal dunia. Anak yang besar terpaksa harus drop out (DO) sejak naik kelas 3 SMPN 1 Taraju.
Tanah wakaf untuk rumah Emin selama puluhan tahun didirikan oleh tetangga dengan cara bergotong royong. Bangunan tersebut tampak reyot dan saat hujan turun mengalami bocor.
Untuk mencapai rumah Emin diperlukan waktu sekitar 3,5 jam dari Kota Tasikmalaya. Mereka hanya beralaskan tikar tanpa ada kasur. Kondisi ruangan juga sempit. Terdapat gulungan kayu bakar termasuk tungku.
"Kami tetap bertahan menghidupi kedua putri yang masih kecil setelah ayahnya meninggal dunia. Kondisi kehidupan di rumah selama ini mau makan dan tidak makan tergantung penghasilan. Jika tidak ada uang, semua terpaksa memakan daun singkong atau beras menir," katanya, Selasa (9/3).
Emin mengatakan, kehidupan yang dialaminya sekarang hanya bisa mengandalkan para tetangganya dengan terpaksa meminta pekerjaan serabutan atau bertani untuk makan agar tetap bertahan hidup bersama anak-anak. Uang yang diperoleh habis untuk membeli beras, lauk pauk, dan peralatan mandi. Untuk pakaian bagi kedua putrinya selama ini ia masih mengalami kesulitan.
"Memang uang itu setiap bulan didapatkan dari Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp200 ribu. Setelah anak paling besar drop out (DO) dari sekolah, semua hilang. Kami hanya mengandalkan uang dari kerja harian untuk menafkahi kedua anak meski tidak semua kemauan yang diberikannya maksimal. Apalagi kedua anaknya ingin membeli pakaian, jajan, dan menabung yang belum terwujud," katanya sambil menangis. (OL-14)
Pemerintah salurkan PIP 2026 sebesar Rp450 ribu per tahun untuk 888 ribu murid TK guna perkuat Wajib Belajar 13 Tahun dan pemerataan pendidikan.
Sebuah tebing setinggi 15 meter dilaporkan ambrol dan menutup total akses jalan alternatif yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya menuju Kabupaten Pangandaran.
Kebutuhan bahan pokok merangkak mulai naik cabai merah dijual Rp88 ribu perkg, cabai rawit Rp72 ribu, cabai keriting Rp66 ribu, cabai japlak Rp87 ribu
GUNA mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kereta api (KA) lintas selatan direncanakan berhenti di Stasiun Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya.
Momentum penyerahan bantuan saat ini dinilai tepat karena telah memasuki tahap pemulihan, khususnya pembangunan hunian sementara dan hunian tetap korban bencana.
SEPANJANG 10 kilometer jalan di Kampung Bengkok, Cibatu dan Kampung Cipeuteuy, Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, mengalami rusak parah hampir 15 tahun.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci utama untuk memutus mata rantai kemiskinan dan mengurangi ketimpangan sosial di Indonesia.
BPS mencatatkan bahwa tingkat kemiskinan pada September 2025 pada angka sebesar 8,25% atau mengalami penurunan jika dibandingkan kondisi Maret 2025 yang tercatat 8,47%.
Kasus bunuh diri anak SD di NTT diduga dipicu kondisi learned helplessness. Psikolog menyoroti faktor kemiskinan, kekecewaan berulang, hingga tekanan sosial yang dialami korban.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved