Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBELAJARAN tatap muka (PTM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan dilaksanakan bertahap mulai Juli mendatang. Syaratnya jika semua guru di semua jenjang telah divaksinasi Covid
"Dinas pendidikan yang mengkoordinasikan pendataan vaksinasi untuk guru, semua guru dan tenaga pendidik di semua jenjang," ujar Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, Kamis (4/3)
Dia mengupayakan, sebelum pembelajaran tatap muka dilaksnakan, vaksinasi untuk guru harus sudah selesai dilaksanakan. Pelaksanaan PTM akan dilaksanakan sesuai
rencana awal, yaitu dari jenjang yang lebih tinggi. Artinya, pembelajaran tatap muka akan dilaksanakan dari tingkat SMA
"Pembelajaran tatap muka di tingkat SMA pun awalnya belum full. Misalnya, dua hari sekali dulu (pembelajaran tatap muka). Dinas Pendidikan nanti yang mengatur teknisnya," tutup Baskara Aji. (OL-13)
Baca Juga: Sistem Belajar Daring Tak Bisa Buat Siswa di Lembata Cerdas
Mulan Jameela buka suara soal hoaks yang menyinggung profesi guru. Ia menegaskan tidak pernah membuat pernyataan tersebut dan mengajak publik lebih bijak menyaring informasi.
antara niat baik kebijakan dan keterbatasan struktur. Di titik inilah kesejahteraan guru non-ASN menjadi cermin cara negara mengelola tanggung jawabnya sendiri.
FOKUS pemerintah terhadap dunia pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kepada guru saat ini sangat luar biasa
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved