Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
MULAN Jameela buka suara terkait hoaks yang menyeret namanya di media sosial. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Jumat (20/3).
Hoaks yang beredar sebelumnya memuat narasi seolah-olah Mulan mengeluarkan pernyataan yang menyinggung profesi guru. Konten tersebut viral di media sosial dalam bentuk potongan kutipan dan gambar, sehingga memicu reaksi negatif dari warganet.
Padahal, informasi tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya dan diduga merupakan hasil manipulasi atau pencatutan nama tanpa konteks yang jelas.
Akibat kabar tersebut, kolom komentar media sosial Mulan sempat dipenuhi kritik. Banyak warganet yang langsung bereaksi terhadap isi pernyataan yang sebenarnya tidak pernah ia sampaikan.
Menanggapi hal itu, Mulan mengaku biasanya tidak merespons isu hoaks yang beredar. Namun kali ini, ia merasa perlu berbicara karena isu tersebut berkaitan dengan profesi guru.
“Mungkin agak aneh karena selama ini aku jarang sekali merespon isu hoax yang menyebar di medsos… tapi sepertinya saya tidak bisa diam kalau berita hoax ini ada kaitannya dengan pernyataan tentang guru,” tulisnya.
Mulan dengan tegas membantah pernah mengeluarkan pernyataan yang merendahkan guru. Ia justru menegaskan rasa hormatnya terhadap profesi tersebut.
“Saya sangat menghormati para guru dan peran mereka dalam mencerdaskan anak-anak bangsa,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya tidak pernah membuat pernyataan yang berkaitan dengan para guru, terlebih pernyataan yang bernada negatif atau memojokkan profesi tersebut.
“Saya tidak pernah membuat pernyataan yang berkaitan dengan para guru, apalagi pernyataan yang cenderung negatif atau memojokkan para guru,” ujarnya.
Selain itu, Mulan menjelaskan bahwa ruang lingkup kerjanya di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, khususnya di Komisi VI, tidak berkaitan dengan isu pendidikan. “Karena ruang gerak saya di Komisi VI itu tidak membahas tentang guru,” tulisnya.
Ia juga menyebut isu pendidikan merupakan ranah Komisi X DPR RI, yang menurutnya tengah berupaya memperjuangkan kesejahteraan para guru.
Di akhir pernyataannya, istri dari musisi Ahmad Dhani tersebut mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. “Untuk teman-teman semua yang menerima berita, seyogyanya melakukan cek dan ricek. Bertabayun, apakah itu berita fakta atau hoax,” imbaunya.
Ia juga memohon doa agar dapat menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI dengan baik untuk kepentingan masyarakat. (Instagram/ @mulanjameela1/Z-2)
Hingga saat ini, BGN belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program MBG dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
KABAR bohong atau hoaks mengenai pemberlakuan penguncian wilayah (lockdown) di Kent, Inggris, mulai Mei 2026 akibat wabah meningitis, beredar luas di media sosial.
Meta sebagai pemilik platform dianggap tidak berusaha untuk melakukan moderasi konten.
Pengamat politik Ujang Komarudin menilai langkah cepat Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya dalam meluruskan hoaks dan disinformasi sebagai respons krusial untuk menjaga kepercayaan publik.
Polisi meluruskan kabar viral pengamen membawa mayat di Tambora, Jakarta Barat. Karung tersebut dipastikan berisi seekor biawak.
antara niat baik kebijakan dan keterbatasan struktur. Di titik inilah kesejahteraan guru non-ASN menjadi cermin cara negara mengelola tanggung jawabnya sendiri.
FOKUS pemerintah terhadap dunia pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kepada guru saat ini sangat luar biasa
Sulianto Indria Putra, melalui komunitas TWS, menginisiasi bantuan finansial dan dukungan materi yang dirancang untuk bersifat jangka panjang, bahkan seumur hidup bagi para guru tersebut.
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved