Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Badan Gizi Nasional Pastikan Kabar Siswa Daring Wajib ke Sekolah untuk Ambil MBG Hoaks

Media Indonesia
25/3/2026 08:55
Badan Gizi Nasional Pastikan Kabar Siswa Daring Wajib ke Sekolah untuk Ambil MBG Hoaks
Ilustrasi-- Siswa membuka isi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan yang diberikan sekaligus untuk tiga hari ke depan, sebelum dipindahkan ke dalam wadah yang disiapkan mandiri untuk dibawa pulang, di SMA Negeri 5 Kota Tangerang Selatan, Banten, Senin ((MI/RAMDANI)

BADAN Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial mengenai kewajiban siswa sekolah daring untuk datang ke sekolah demi mengambil Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah tidak benar atau hoaks.

Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menyatakan, hingga saat ini pihaknya belum menyusun maupun membahas petunjuk teknis (juknis) terkait penyaluran program tersebut dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.

"Sampai saat ini, pemerintah sendiri belum memutuskan kebijakan pembelajaran online pada anak-anak sekolah," ujar Sony di Jakarta, Selasa (24/3).

Sony menjelaskan bahwa pelaksanaan Program MBG saat ini masih mengacu pada mekanisme yang berlaku di sekolah selama kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung secara tatap muka. 

Oleh karena itu, narasi yang menyebutkan adanya paksaan bagi siswa daring untuk hadir ke sekolah demi mendapatkan jatah makan tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Lebih lanjut, Sony mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang sumbernya tidak jelas, terutama yang tersebar luas di media sosial. 

Ia menekankan bahwa setiap kebijakan resmi terkait program ini akan disampaikan langsung oleh BGN melalui kanal komunikasi yang kredibel.

BGN berkomitmen penuh untuk memastikan program ini berjalan sesuai standar, baik dari aspek kualitas gizi maupun tata kelola penyaluran, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa di seluruh Indonesia secara merata.

"Jika nantinya ada kebijakan baru, termasuk dalam situasi pembelajaran daring, tentu akan kami kaji secara matang dan diumumkan secara resmi," pungkas Sony. (RO/Z-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya