Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
INTENSITAS hujan yang tinggi sejak beberapa hari memicu terjadinya tanah bergerak. Sebanyak 122 rumah berada di Dusun Ciateg, Desa Setiawaras, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya rusak akibat tanah bergerak. Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Sebagian warga masih mengungsi.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya Nuraedidin mengatakan hujan deras beberapa hari ini menyebabkan pergerakan tanah. Banyak rumah rusak dan ada tiga rumah dalam kondisi bahaya. Petugas memberi garis polisi terhadap tiga rumah yang temboknya retak-retak di Kecamatan Cibalong.
"Pergerakan tanah yang terjadi di Kecamatan Cibalong terus meluas hingga menyebabkan 122 rumah rusak. Ada tiga rumah dalam kondisi bahaya terpaksa pemiliknya mengungsi ke kerabatnya. Ketiga rumah sudah dipasang garis polisi. Namun, BPBD masih tetap menunggu hasil kajian dari PVMBG," kata Nuraedidin, Senin (1/3).
Ia menambahkan petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Tagana dan relawan siaga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan karena hujan deras masih terus terjadi.
"Berbagai bencana longsor, banjir, pergerakan tanah yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya sudah dilaporkan kepada pemerintah daerah dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi, Bencana, Geologi (PVMBG) juga sejak beberapa hari ini telah mengkaji lokasi tersebut tetapi hasilnya belum ada. Pergerakan tanah sekarang masih terjadi hingga beberapa rumah dirobohkan," ujarnya.
Kepala Desa Setiawaras, Asep Gusnawan membenarkan adanya pergerakan tanah di Kecamatan Cibalong yang menyebabkan 122 rumah mengalami kerusakan pada dinding tembok retak hingga lantai terbelah. Dan ada beberapa rumah terpaksa dikosongkan karena rumah mereka kondisinya berbahaya.
baca juga: Ratusan Rumah Rusak Dampak Gempa di Halmahera Selatan
"Warga yang rumahnya mengalami kerusakan pada dinding tembok sudah melakukan upaya dengan memperbaiki retakan dan menutup hingga memperbaiki saluran air dengan tanah agar tidak semakin meluas. Untuk tiga rumah terpaksa dipasang garis polisi karena kondisinya sudah mengalami kerusakan. Kategorinya parah dikhawatirkan ambruk," paparnya. (OL-3)
PESANTREN Tarekat Idrisiyyah Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, menggelar kick off transformasi pendidikan.
Setelah kepulangan korban, Pemkab Tasikmalaya juga melakukan pendampingan hingga pemulihan korban.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, mengapresiasi komunitas Clean The City.
Imbauan itu juga mendapat dukungan dari TNI, ulama, dan pondok pesantren. Mereka mengajak masyarakat berdoa bersama di Mesjid Agung.
Pemusnahan massal ini merupakan hasil dari penggerebekan gudang miras berskala besar yang dilakukan anggota Satuan Polisi Pamong Praja
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
‎Warga menyambut bantuan itu dengan rasa syukur, mengingat kondisi permukiman mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa hari terakhir.
Desa Bener dan Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah mengalami pergerakan tanah. Totalnya, 75 rumah terdampak.
INTENSITAS hujan tinggi menyebabkan pergerakan tanah yang melanda di Kampung Gunung Gagak, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, meluas.
SEBANYAK 353 warga di sejumlah dusun di Desa Mendala, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi akibat rumah mereka mengalami kerusakan.
BENCANA tanah bergerak terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kali ini, menimpa Desa Mendala, Kecamatan Sirampog. Akibat kejadian ini ratusan rumah rusak berat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved