Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GEMPA bumi yang mengguncang Halmahera Selatan, Maluku Utara Jumat (26/2) malam mengakibatkan ratusan rumah di enam kecamatan rusak.
KEPALA Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan, Abdu Karim mengatakan, Kerusakan akibat gempa 5,2 Skala Richter ada 447 rumah rusak di enam kecamatan, yaitu Kecamatan Bacan, Kecamatan Bacan Selatan, Kecamatan Bacan Timur, Kecamatan Bacan Barat Utara, Kecamatan Bacan Timur Selatan dan Kecamatan Bacan Timur Tengah.
"Selain kerusakan rumah, terdapat lima bangunan tempat ibadah, dua bangunan sekolah, dua bangunan kesehatan, dan delapan bangunan umum lainnya, seperti kantor DPRD, Kantor Pengadilan Agama dan Kantor Disperkim," kata Abdu, Minggu (28/2).
Abdu menambahkan rumah rusak paling terbanyak berada di Kecamatan Bacan dengan jumlah kerusakan ringan maupun berat sebanyak 244 rumah, kemudian Kecamatan Bacan Selatan sebanyak 127 rumah, Kecamatan Bacan Timur sebanyak 47 rumah, Kecamatan Bacan Barat Utara sebanyak 11 rumah, Kecamatan Bacan Timur Selatan 9 rumah dan Kecamatan Bacan Timur Tengah 9 rumah. Ada kemungkinan jumlah rumah rusak bertambah karena pendataan masih berlangsung.
baca juga: BNPB: Korban Meninggal Gempa Halmahera Selatan 5 Orang
Selain kerusakan rumah dan bangunan umum, juga terdapat korban luka ringan tertimba reruntuhan bangunan.
"Ada 10 korban luka ringan akibat tertimpa reruntuhan bangunan. Kini para korban menjalani perawatan di RSUD Labuha," ujar Abdu.
Hingga Minggu (28/2), RSUD Labuha masih membuka perawatan darurat untuk korban gempa dengan membangun tenda-tenda darurat di halaman rumah sakit. (OL-3)
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyegel area operasional PT Mineral Trobos, perusahaan tambang nikel milik pengusaha David Glen Oei.
Budaya K3 tidak dapat dibangun secara instan, melainkan memerlukan konsistensi dan partisipasi aktif dari seluruh pihak.
Meski dijual dengan harga Rp25 ribu per mangkuk, permintaan gohu ikan di bulan Ramadan selalu tinggi hingga stok yang tersedia habis terjual.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Waspada terhadap peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang bersifat fluktuatif, yang dapat terjadi pada pagi, siang atau sore, malam, hingga dini hari.
Program penghijauan skala besar ini dinyatakan berhasil oleh Kementerian Kehutanan setelah memenuhi indikator ketat, termasuk persentase tumbuh tanaman yang mencapai 95,16%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved