Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Tanah Bergerak Kembali Terjadi di Brebes, 122 Rumah Warga Rusak

Supardji Rasban
10/2/2026 17:37
Tanah Bergerak Kembali Terjadi di Brebes, 122 Rumah Warga Rusak
Secara swadaya, warga bergotong royong membongkar rumah terdampak tanah bergerak karena khawatir menimpa penghuninya.(MI/Supardji Rasban)

BENCANA tanah bergerak kembali terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tepatnya di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog. Warga pun masih terus diliputi kekhawatiran.

Sebanyak 122 rumah rusak berat, satu masjid, dua mushola, serta bangunan TPQ (Taman Pendidikan Al-Qur’an) dan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) terdampak retakan tanah.

Untuk mengantisipasi risiko, sebagian warga memilih meninggalkan rumah dan mengungsi ke tenda darurat yang disiapkan relawan. Mereka hanya membawa pakaian dan barang penting, meninggalkan rumah yang retak dan terancam longsor susulan, menuju lokasi pengungsian sekitar 500 meter dari rumah mereka.

Kepala Desa Sridadi, Sudiryo, membenarkan kondisi tersebut. “Iya, kondisi pergerakan tanah semakin parah sehingga warga mengungsi ke tenda darurat,” ujar Sudiryo, Selasa (10/2/2026).

Sudiryo menuturkan bahwa pengungsi telah menerima bantuan konsumsi dari Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Brebes berupa beras, makanan siap saji, dan lauk pauk.

“Ada bantuan untuk kebutuhan konsumsi pengungsi dari Dinsos Brebes,” terang Sudiryo.

Sebagian warga yang terdampak merupakan korban relokasi bencana serupa pada tahun 2013. Hal ini menambah beban emosional mereka karena harus kembali menghadapi ancaman kehilangan tempat tinggal.

“Data sementara menunjukkan 122 rumah rusak berat, satu masjid, dua mushola, serta bangunan TPQ/PAUD mengalami retakan tanah yang mencapai puluhan sentimeter,” jelas Sudiryo.

Di tengah ketidakpastian, sejumlah warga memilih membongkar rumah secara swadaya untuk menyelamatkan material yang masih bisa digunakan.

“Beberapa keluarga masih bertahan karena hunian sementara yang memadai belum tersedia,” tambahnya.

Data Kerusakan Sementara:

  • 122 Unit Rumah Rusak Berat.
  • 1 Unit Masjid & 2 Unit Mushola terdampak.
  • Fasilitas Pendidikan: Bangunan TPQ dan PAUD mengalami retakan serius.
  • Kondisi Retakan: Mencapai kedalaman puluhan sentimeter.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya