Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

60 Warga Terdampak Tanah Bergerak di Brebes Terima Bantuan Pemprov Jateng

Supardji Rasban
27/11/2025 21:22
60 Warga Terdampak Tanah Bergerak di Brebes Terima Bantuan Pemprov Jateng
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma (berbusana hitam) secara simbolis menyerahkan bantuan bagi warga korban tanah bergerak.(MI/Supardji Rasban)

SEBANYAK 60 warga Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, yang terdampak bencana tanah bergerak akhirnya dapat sedikit bernapas lega. Mereka menerima bantuan senilai Rp15 juta per keluarga dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Brebes Hj Paramitha Widya Kusuma, di Aula Balai Desa Sridadi, Kamis (27/11/2025).

‎Warga menyambut bantuan itu dengan rasa syukur, mengingat kondisi permukiman mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa hari terakhir.

‎“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan awal,” ujar Paramitha

Paramitha mengatakan, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memastikan bahwa warga yang terdampak dapat segera mendapatkan tempat hunian yang lebih layak dan tidak berada pada zona yang berpotensi kembali mengalami pergerakan tanah.

"Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, masyarakat, maupun relawan, untuk terus bergotong royong membantu para penyintas hingga kondisi mereka benar-benar pulih. Bencana adalah ujian, tetapi kebersamaan adalah kekuatan kita dalam bangkit," ucap Paramitha.

‎Usai menyerahkan bantuan, Paramitha bersama Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Brebes, Bowo Budi Santoso, meninjau langsung lokasi terdampak, termasuk beberapa rumah warga yang roboh akibat pergeseran tanah.

‎"Pemerintah Kabupaten Brebes mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi pergerakan tanah di kawasan lereng Sirampog masih dapat terjadi, terutama pada puncak musim hujan," pungkasnya. (H-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya