Jumat 12 Februari 2021, 09:40 WIB

Korupsi Dana PEN, 8 Orang PNS di Buleleng Jadi Tersangka

Arnoldus Dhae | Nusantara
Korupsi Dana PEN, 8 Orang PNS di Buleleng Jadi Tersangka

MI/Arnoldus Dhae
Kejari Buleleng menetapkan 8 orang PNS Dispar Buleleng menjadi tersangka akibat korupsi dana PEN, Kamis (12/2/2021) malam.

 

KEJAKSAAN Negeri Buleleng menetapkan tersangka atas kasus dugaan mark-up biaya hotel dalam program Explore Buleleng, Kamis (12/2) malam. Ada delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka, dan seluruhnya pejabat di Dinas Pariwisata Buleleng.

Kepala Kejaksaan Negeri Buleleng, I Putu Gede Astawa mengatakan, delapan pejabat yang ditetapkan sebagai tersangka masing-masing berinsial Made SN, Nyoman AW, Putu S, Nyoman S, IGA MA, Kadek W, I Nyoman GG, dan Putu B. Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, delapan pejabat itu belum ditahan. Sebab pihak penyidik masih perlu melakukan pemeriksaan, yang rencananya akan dilakukan Selasa pekan depan.

Berdasarkan hasil penyidikan umum dari kasus dugaan mark-up biaya hotel dalam program Explore Buleleng ini, kerugian uang negara yang ditimbulkan mencapai Rp656 juta. Dari jumlah tersebut, yang sudah dikembalikan kepada jaksa baru sebesar Rp377 juta. Sementara sisanya lagi Rp279 juta masih berada di pihak vendor. Uang tersebut sudah disisihkan oleh pihak vendor namum belum sempat diambil oleh para tersangka, karena kasus dugaan korupsi ini keburu mencuat. 

"Kemarin saya sudah terbitkan surat perintah penyidikan. Para tersangka ini akan kami periksa lagi Selasa pekan depan," jelas Kajari.

Sementara itu Kasi Pidsus Wayan Genip menjelaskan, Dispar Buleleng sebelumnya menerima dana hibah pariwisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk pemulihan ekonomi pariwisata dampak Pandemi Covid sebesar Rp13 Miliar. Dana tersebut kemudian dibagi dengan skema 70:30. Rinciannya 70 persennya diberikan kepada para pengelola hotel dan restoran. Berdasarkan hasil penyelidikan, dana 70 persen itu sudah terserap, dan tidak ditemukan adanya indikasi pemotongan.

Sementara 30 persennya  digunakan oleh Dispar Buleleng untuk Bimtek Prokes, Explore Buleleng, hibah, dan bantuan perbaikan sarana dan prasarana. Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, pihak Kejaksaan menduga kasus mark-up ini terjadi pada program Explore Buleleng dan Bimtek Prokes.

baca juga: Dapat Hibah dari Pemprov Bali, Buleleng Tambah Fasilitas Umum

"Para tersangka diduga mendapatkan keuntungan dari dua kegiatan itu, kemudian digunakan untuk kepentingan pribadinya" jelasnya.

Program Explore Buleleng merupakan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata Buleleng untuk mempromosikan wisata di tengah pandemi Covid-19. Program yang dilaksanakan sebanyak empat kali dalam rentang November-Desember 2020 ini mengajak masyarakat melakukan perjalanan wisata selama tiga hari secara gratis. Masyarakat yang mengikuti program Explore Buleleng sebanyak 360 orang.

Baca Juga

Dok. Pribadi

Mengenal Sosok Kompol Andri Kurniawan, Reserse Peraih Sejumlah Penghargaan

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Senin 02 Agustus 2021, 22:42 WIB
Bermodalkan ilmu yang ia dapat selama masa pendidikan, Andri lebih dominan bertugas di satuan reserse. Tak heran, selama berada di Polda...
Antara

Tercapai 63 Persen, Warga Batam Butuh Pasokan Vaksin Covid-19

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:00 WIB
Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, belum berhasil mencapai target vaksinasi dosis pertama terhadap 70 persen warga sasaran pada akhir...
ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

700 Nelayan di Pantai Selatan Cianjur Berhenti Melaut

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 02 Agustus 2021, 21:00 WIB
Selama melaut, nelayan dapat membawa uang hingga ratusan ribu sampai jutaan rupiah, ketika hasil tangkapan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ini Adalah Pekerjaan Kita

POLDA Metro Jaya menggelar program Vaksinasi Merdeka dengan target seluruh warga DKI Jakarta sudah menerima vaksin covid-19 tahap pertama pada 17 Agustus 2021.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya