Kamis 04 Februari 2021, 04:50 WIB

Kasus Cuci Uang, Kejati NTT Sita lagi 7 Bidang Tanah 1 Bangunan

John Lewar | Nusantara
Kasus Cuci Uang, Kejati NTT Sita lagi 7 Bidang Tanah 1 Bangunan

MI/John Lewar.
Salah satu bangunan milik tersangka pencucian uang di ruas Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Labuan Bajo Kabupaten Manggarai Barat, NTT.

 

PIHAK Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur kembali menyita 7 bidang tanah dan 1 bangunan berlantai IV di ruas Jalan Soekarno Hatta Labuan Bajo Kecamatan Komodo Kabupaten Manggarai Barat, Rabu (3/2).

Tim itu menyegel dan menyita aset milik tersangka Nizzardo Fabio dalam kasus dugaan pencucian uang dari hasil penjualan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat seluas 30 hektare.

Penyegelan aset itu oleh penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT berupa 7 bidang tanah di seputar Desa Batu cermin, Desa Golo Bilas, dan Desa Gorontalo ditambah Kelurahan Labuan Bajo satu bangunan berlantai 3 yang berlokasi di jalan Soekarno Hatta.

"Penyidik kejati NTT menyita aset tanah berserta bangunan di tengah kota milik tersangka Nizzardo Fabio yang diduga kuat bekerja sama dengan Veronika Syukur di Kelurahan Labuan Bajo," ujar Abdul Hakim, Kepala Seksi (Kasie) Penerangan Hukum (Penkum) dan HAM Kejati NTT.

Abdul Hakim menjelaskan saat ini penyidik Kejati NTT sedang mengumpulkan informasi terkait aset milik sejumlah tersangka kasus dugaan korupsi jual beli aset negara di Labuan Bajo. Untuk sementara aset yang telah disita oleh Kejati NTT yaitu milik tersangka Veronika Syukur dan Nizzardo Fabio.

"Kami masih melakukan tracing aset milik Nizzardo Fabio dan aset milik tersangka lain dalam kasus dugaan korupsi jual beli aset negara di Labuan Bajo," ujar Abdul Hakim. (OL-14)

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan

Vaksinasi Anak di Sumut Capai 63,3 Persen

👤Ant 🕔Selasa 25 Januari 2022, 23:44 WIB
Vaksinasi tersebut juga dilakukan sebagai upaya mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) berjalan...
Antara

Kasus Positif di Bantul Bertambah Sembilan Orang

👤Ant 🕔Selasa 25 Januari 2022, 23:31 WIB
tambahan kasus berasal dari Kecamatan Bantul lima orang, Piyungan dua orang, Sewon dan Kasihan, masing-masing satu...
Antara

Ridwan Kamil: Pernyataan Edy Mulyadi Cederai Nilai Kebinekaan

👤Ant 🕔Selasa 25 Januari 2022, 23:09 WIB
"Jika ada aspek hukum harus dihadapi dan aspek psikologisnya menjadi pelajaran bahwa meminta maaf itu penting,"...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya