Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDISTRIBUSIAN vaksin Covid-19 sudah diterima Pemkab Manggarai Barat, dan tiba di Labuan Bajo, melalui Bandara Komodo, Minggu (31/1)
Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 tingkat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) langsung menjemput Vaksin Sinovac di kargo Bandara Komodo. Vaksin sinovac tersebut dibawa mengunakan maskapai Wings Air.
Hadir dalam kesempatan itu Plh Sekda Mabar, Ismail Surdi, Kasat Pol PP Kabupaten Mabar, Stef Salut, Danramil 1612-02 Komodo Kapten Infanteri I Nyoman Sukanda, Danki 4 Yon B Pelopor Iptu Raimundo De Jesus, S.H, Kabag Ops AKP Roberth M. Bolle dan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Mabar Yohanes Johan, serta pejabat lainnya.
Pejabat sementara Sekretaris Daerah, Ismail Surdi dalam keterangannya kepada awak media mengatakan, hari ini adalah pendistribusian tahap pertama vaksin Covid-19 Sinovac untuk Kabupaten Manggarai Barat sebanyak 1.600 vial/dosis.
Virus berbahaya asal Wuhan Cina itu memang sangat menakutkan dan mudah menular kepada siapa saja yang tidak memiliki imunitas tubuh tinggi.Lebih-lebih orang-orang yang memiliki penyakit bawaan.
Vaksin ini, jelas Sekda Mabara, digunakan dengan skala prioritas dalam mengedepankan proses penanganan terdepan dalam melayani publik semisal petugas medis atau tim gugus yang berurusan dengan pasien Covid-19.
"Nanti pada tahap pertama di perioritaskan bagi tenaga kesehatan yaitu 1.575 vial dan 10 vial untuk pejabat esential Mabar diantaranya Forkompimda, tokoh adat dan tokoh masyarakat," ungkap dia.
Sementara itu, Kepala bagian Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar Yohanes Johan menjelaskan bahwa sebelum vaksinasi, tenaga medis atau masyarakat yang akan di vaksin harus diperiksa kesehatannya terlebih dahulu.
Dari situ bisa diketahui apakah yang bersangkutan layak menerima vaksin atau tidak. Karena imun dan kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda. Kenapa harus diperiksa terlebih dahulu supaya tidak menimbulkan hal-hal baru atau hal-hal aneh pada tubuh manusia. (OL-13)
Baca Juga: Vaksinasi Covid Tahap 1 di Tasikmalaya Dikuasai Pejabat
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved