Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Polresta Tasikmalaya Terjunkan 50 Personel Amankan Vaksinasi

Kristiadi
28/1/2021 13:28
Polresta Tasikmalaya Terjunkan 50 Personel Amankan Vaksinasi
Ilustrasi vaksinasi nakes.(MI/Andri W)

POLRESTA Tasikmalaya akan tetap berupaya menerjunkan anggotanya dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi tenaga kesehatan dan 10 orang pejabat publik esensial pada tahap pertama termin kedua. Pelaksanaan vaksinasi vaksin sinovac tersebut, akan dilakukan pada Jumat (29/1) di 22 puskesmas, tiga klinik, dan satu rumah sakit.

Kapolresta Tasikmalaya, Ajun Komisaris Besar Doni Hermawan mengatakan, pelaksanaan vaksinasi covid-19 pada tahap pertama termin kedua tersebut akan dilakukan mulai besok di Kota Tasikmalaya dan persiapan personel juga telah disiapkan dalam pendistribusian vaksin dengan jumlah 50 anggota dari Polri dan TNI guna melakukan pengamanan di Puskesmas secara terbuka hingga tertutup.

"Sebelum melakukan vaksinasi covid-19 untuk para pejabat publik esensial bersama tenaga kesehatan, akan digelar terlebih dulu simulasi pada hari H supaya tidak terjadi penumpukan dan akan diatur pengamanan, pendampingan registrasi guna memastikan kelancaran dalam proses vaksinasi. Karena, selama ini Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 terus berupaya menegakkan protokol kesehatan," katanya, Kamis (28/1/2021).

Ia mengatakan, pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan pejabat publik esensial harus berjalan lancar tanpa ada kerumunan di masyarakat. Karena, selama ini memang Kota Tasikmalaya paling rendah tidak mematuhi jaga jarak dan upaya edukasi melalui operasi yustisi akan ditegakkan agar masyarakat lebih sadar menerapkan protokol kesehatan di luar rumah supaya tidak lagi berkerumun di lokasi yang telah ditemukan.

"Satuan tugas covid-19 selama operasi yustisi masih menemukan adanya tempat kerumunan bantuan sosial bagi masyarakat dan itu harus diatur supaya terjadi itu tidak terulang kembali dan ini menjadi bahan evaluasi. Kami, selama ini tetap berupaya memastikan agar mereka bisa menerapkan protokol keseharan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasimalaya, Ivan Diksan mengatakan, vaksin sinovac covid-19 yang telah tiba jumlahnya itu sebanyak 7.400 dosis diperuntukan untuk 10 pejabat publik esensial dan 3.469 orang para tenaga kesehatan termasuknya 60 faksinator di Puskesmas. Namun, dalam pelaksanaan itu mereka akan menerima dua kali suntikan dan selanjutnya akan dilakukan bagi Polri, TNI dan masyarakat.

"Tahap pertama termin kedua ini diperuntukan untuk tenaga kesehatan dan 10 orang pejabat tetapi vaksin tersebut akan datang kembali ke Kota Tasikmalaya setelah menyelesaikannya pada tahap pertama di bulan Februari. Akan tetapi, masyarakat akan mendapatkan sesuai jumlah penduduk sebanyak 700 ribu lebih bisa membutuhkan antara 500 ribu vaksin sinovac," paparnya. (AD/OL-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya