Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGERAKAN tanah di Kampung Suradita RT 18/08 dan Kampung Balekambang RT 15/06, Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus meluas. Ratusan jiwa warga setempat pun segera direlokasi ke tempat yang sudah dipersiapkan.
Koordinator Pusat Pengendali dan Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan pergerakan tanah di dua kampung terjadi pada Rabu (23/12/2020). Retakannya terjadi setelah beberapa hari sebelumnya wilayah itu diguyur hujan deras.
"Kampung yang diterjang pergerakan tanah lokasinya bersebelahan," kata Daeng, Selasa (12/1).
Hasil pendataan di lapangan, kata Daeng, terdapat sebanyak 129 unit rumah yang terdampak atau sebanyak 230 kepala keluarga atau 700 jiwa. Pascakejadian, belum ada evakuasi barang atau orang di lokasi.
"Ada beberapa rumah yang mengalami keretakan pada bagian dinding dan lantai. Di Kampung Suradita terdapat 5 unit rumah dan di Kampung Balekambang ada 9 unit rumah," terang Daeng.
Daeng menuturkan sudah sedang dibahas rencana relokasi warga. Hasil pertemuan, disepakati tempat relokasi menggunakan bangunan SMPN 2 dan SD.
"Dipakainya bangunan SMPN 2 dan SD merupakan hasil kesepakatan pertemuan dengan Dinas Pendidikan, pihak kecamatan, desa, dan masyarakat. Relokasi didasari pertimbangan karena pergerakan tanah makin meluas," jelasnya.
Digunakannya bangunan sekolah sebagai tempat relokasi ataupun evakuasi sementara karena kegiatan belajar tatap muka ditunda sementara. Tempat itu diusulkan pihak desa dan BPBD.
"Kami (desa dan BPBD) mempersiapkan dan mengusulkan tempat atau lahan sebagai bahan relokasi," pungkasnya.
Sementara itu di Kota Sukabumi, satu lokal bangunan perpustakaan berukuran 7x8 meter di SDN Situ Endah 1, Kelurahan/Kecamatan Lembursitu, ambruk, Selasa (12/1) sekitar pukul 06.15 WIB. Kejadian tersebut diduga karena kondisi bangunan sudah lapuk.
"Kondisi atap sudah keropos sehingga saat tertiup angin kencang jadi ambruk," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Imran Whardani.
Saat ini sedang dilakukan penanganan tim BPBD di bawah kendali Seksi Kedaruratan dan Logistik. Hasil estimasi, nilai kerugian ditaksir sekitar Rp39 juta. "Media pembelajaran sebagian rusak dan sarana prasarana terganggu,"pungkasnya. (BB/OL-10)
BENCANA tanah bergerak kembali terjadi di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tepatnya di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Menurut data PMI Kabupaten Tegal jumlah rumah yang rusak dan terdampak bertambah 448 dan 1.686 jiwa .
Keenam rumah yang retak-retak parah berada di bawah tebing Sungai Kupang, di Desa Krompeng, Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan.
Pasca-longsor Citeureup, Bogor,BMKG ingatkan potensi pergerakan tanah di Jawa Barat Selatan hari ini 13 Januari 2026 serta potensi cuaca ekstrem dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Warga menyambut bantuan itu dengan rasa syukur, mengingat kondisi permukiman mereka mengalami kerusakan cukup parah akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa hari terakhir.
Masyarakat bisa menghubungi layanan call center atau komunikasi khusus pada nomor 085775211755. Operator nomor tersebut nanti akan memandu masyarakat yang memerlukan bantuan.
Wakaf yang dikelola secara profesional dan produktif akan memberikan dampak jangka panjang.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Petugas BPBD Kota Sukabumi bersama unsur Forkopimcam setempat langsung mendatangi lokasi. Mereka melakukan evakuasi dan pengamanan area sekaligus asesmen.
Arus deras aliran sungai mengakibatkan bendungan tergerus hingga akhirnya jebol. Luapan air merendam puluhan hektare lahan sawah di Sukabumi.
HARGA daging ayam broiler di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mulai terpantau naik menjelang Ramadan 1447 Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved