Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKSANA Tugas Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman, siap menjadi orang pertama yang divaksin di wilayah tersebut. Rencananya, vaksin sendiri akan diterima Kabupaten Cianjur awal tahun depan.
"Saya siap menjadi yang pertama mendapatkan vaksin," tegas Herman seusai memimpin apel operasi yustisi dan penyemprotan disinfektan di halaman Pendopo, Rabu (30/12).
Kepastian bakal segera diterimanya vaksin, kata Herman, setelah dilakukan video konferensi dengan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Menurut Herman, vaksin merupakan salah satu bentuk ikhtiar membunuh virus korona.
"Selain itu, kita juga merutinkan upaya lain seperti penyemprotan disinfektan, menyosialisasikan protokol kesehatan, dan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak)," tuturnya.
Pemkab Cianjur mulai menggiatkan kembali penyemprotan disinfektan ke berbagai tempat, seperti pusat keramaian, perkantoran, dan lokasi lainnya. Menurut Herman perlunya digiatkan kembali penyemprotan disinfektan agar masyarakat tidak berleha-leha.
"Kita bertanggung jawab mengamankan masyarakat dengan menyemprotkan disinfektan, membagikan masker, dan menyosialisasikan protokol kesehatan serta 3M. Ini sudah yang keempat kami lakukan penyemprotan disinfektan setelah saya selesai cuti," ungkapnya.
Kegiatan penyemprotan disinfektan juga jadi pengingat bagi masyarakat bahwa covid-19 masih ada. Dengan masifnya berbagai gerakan itu, Herman meyakini penyebaran covid-19 bisa dicegah lebih awal.
"Butuh kerja sama dari semua pihak untuk mencegah penyebaran covid-19," pungkasnya.
baca juga: Ratusan Tenaga Kesehatan di Jepara Terpapar Covid-19
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Irvan Nur Fauzi, mengatakan hingga saat ini masih menunggu distribusi vaksin dari pemerintah pusat. Rencananya, lanjut Irvan, pendistribusian vaksin akan diluncurkan pada 22 Januari 2021.
"Kita menunggu dari provinsi. Kick off-nya sendiri pada 22 Januari 2021. Tapi kita enggak tahu apakah ini akan dilaksanakan di semua daerah terpilih. Ada 7 provinsi. Kita masih menunggu instruksi pusat," kata Irvan kepada mediaindonesia.com, Rabu (30/12).
Tahap awal, lanjut Irvan, Kabupaten Cianjur akan mendapatkan kuota sebanyak 5 ribuan dosis vaksin covid-19. Vaksin akan diprioritaskan kepada para tenaga kesehatan.
"Yang 5 ribuan dosis itu untuk perawat, dokter, atau pendukung tenaga kesehatan seperti resepsionis, cleaning service, dan lainnya. Untuk tahap selanjutnya, vaksin diberikan untuk TNI, Polri, dan ASN," pungkas Irvan. (OL-3)
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
Polres Cianjur mengerahkan berbagai kendaraan untuk memobilisasi personel selama operasi berlangsung.
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved