Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SATU warga negara Perancis bernama Rayan Jawad Henri Bitar (30) ditangkap polisi dari Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Dit Res Narkoba) Polda Bali, Senin (22/22/2020). Tersangka ditangkap di kediamannya di Villa Karisma Jalan Umalas Klecung No 10A Lingkungan Umalas Kauh Desa Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Kabupaten Badung, pukul 19.00 Wita. Dari tempat tinggalnya Itu, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa narkoba dan senjata api (senpi).
Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra dalam keterangan pers di Mapolda Bali, Rabu (23/12) mengatakan, selain narkoba, ada tiga jenis senjata api aktif beserta amunisinya yang disita petugas. Polisi menemukan satu pucuk senjata api laras panjang jenis blade, pistol stabilizer made in USA beserta magazine dengan amunisi sejumlah 28 butir kaliber 9X19 mm, satu pucuk senpi jenis makarov made in Rusia kaliber 7.65 mm dan satu pucuk senpi jenis NAA 22LR beserta satu butir amunisi kaliber.
"Ini sangat berbahaya. Semua senjata masih aktif sebab ditemukan amunisinya. Selain pengedar, pelaku juga pemakai. Saat pakai narkoba dan kemudian dalam keadaan tidak sadarkan diri, bisa-bisa senjata-senjata itu digunakan untuk aksi kejahatan. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru. Kami i benar-benar menjaga Bali dari ancaman narkoba dan kejahatan lainnya," ujarnya.
Apakah senjata-senjata itu sudah pernah digunakan, Kapolda Bali mengaku masih dalam proses penyelidikan. Sebab, kepemilikan senjata akan diserahkan bagaian Reskrimum untuk diselidiki lebih lanjut. Semua senjata itu akan diuji di laboratorium forensik untuk memastikan apakah sudah pernah digunakan atau belum. Ia kuatir jika senjata itu digunakan untuk aksi kejahatan dan terorisme di Bali menjelang akhir tahun.
Sementara itu, sebagai pemakai dan pengedar Narkoba, polisi menyita barang bukti antara lain satu buah plastik klip yang di dalamnya berisi kristal bening diduga sabu seberat 0,44 gram netto, satu buah plastik klip yang didalamnya berisi kristal bening diduga sabu dengan berat 4,37 gram netto, satu buah handphone dengan merk iPhone warna hitam, satu buah bong.
Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat. Setelah mendapat informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan, memantau selama beberapa hari di tempat tinggalnya. Saat pelaku masuk ke sebuah mini mart di dekat tempat tinggalnya, polisi bermaksud menghampirinya namun pelaku berontak dan berusaha lari.
Polisi berhasil mengamankannya dan membawa ke tempat tinggalnya untuk dilakukan penggeledahan yang disaksikan oleh saksi umum. Hasilnya ditemukan semua barang bukti itu di dalam kamar milik pelaku. (OL-13)
Baca Juga: Tangani Kasus KDRT Tiga Polisi Prancis Tewas Ditembak
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Menjelang persidangan, Ammar Zoni tampak percaya diri. Ia bahkan menyatakan keyakinannya akan segera bebas dari jeratan hukum.
Di era Presiden Prabowo Subianto, perang melawan narkotika kini tidak lagi hanya bertumpu pada penindakan hukum, melainkan menempatkan penyelamatan generasi muda.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan.
Anggota parlemen AS menekan pemerintahan Trump agar merilis video serangan “double-tap” 2 September dengan membatasi anggaran perjalanan Menhan Pete Hegseth.
Militer Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap kapal yang diduga membawa narkotika di Pasifik Timur, menewaskan empat orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved