Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI virus korona telah membatasi ruang gerak warga. Hal ini sangat terasa terutama bagi mereka yang memerlukan interaksi dengan sesama dalam aktivitasnya.
Hal inipum dirasakan sejumlah musisi yang tergabung dalam 5 Sekawan
Band. Pada awal pandemi, aktivitas mereka dalam menciptakan lagu nyaris
dikatakan berhenti.
"Saat itu kami sangat khawatir dengan situasi ini. Mungkin ini juga
dirasakan semuanya," ucap Sulthan, sang vokalis.
Seiring berjalannya waktu, dia bersama empat rekannya memutuskan untuk
kembali berkarya meski pandemi masih terjadi. Dengan menerapkan protokol kesehatan, mereka kembali bermusik bahkan hingga bisa menelurkan album perdana.
Sulthan menuturkan cerita singkat di balik pemilihan judul album yang
terdiri dari dua kata ini. "Banyak hal baru yang kami temukan dalam
proses penggarapan album ini," kata dia.
Menurut dia, proses pengerjaan album ini mandiri sehingga karakter musik dari masing-masing personil tercurahkan. "Jadi ada warna baru di
lagu-lagu album ini, yang ternyata responnya juga sangat baik. Lewat
album baru kami, penggunaan instrumen lebih diperkaya dengan proses
mixing dan mastering yang lebih baik. Album ini memotivasi para insan
muda yang haus akan musik yang bergelora," katanya.
Beberapa lagu dalam album berjudul 'Menuju Rockstar' inipun mengandung
lirik yang membawa semangat agar terlepas dari situasi sulit seperti
pandemi ini. "Ada lirik kami tentang kepekaan terhadap isu sosial saat
ini," ucap Sulthan.
Pada akhir pekan kemarin, band yang dipunggawangi Sulthan (vokal), Eja (drum), Rere (gitar), Ferrel (gitar), dan Kukuh (bass) ini meluncurkan album yang berisi 10 lagu tersebut. "Ini album perdana kami," katanya.
Terdapat beberapa lagu yang sebelumnya sudah dirilis dalam bentuk single beserta video klip, yakni : Rockstar, Indonesia Masa Kini, Hei, dan Bukan Mereka. Dalam album ini, 5 Sekawan mengambil tema modern, baik secara tampilan fisik album maupun warna musik pada lagu-lagunya.
Sementara lirik dalam lagu secara umum bercerita tentang kehidupan remaja yang penuh dengan kejutan dan sangat dinamis. Di antaranya kisah pertemanan yang diharapkan menjadi motivasi bagi pendengarnya. "Ada juga lagu yang menceritakan tentang keluh kesah dan sikap optimisme dalam mengejar cita-cita," sambung Eja.
Dalam peluncuran album, alunan musik yang catchy sukses membangkitkan
semangat penggemar mereka yang bisa menyaksikan langsung melalui kanal
youtube 5 sekawan tv. Konser yang dimulai pukul 20.00 WIB itu terbagi dalam dua sesi dengan total 25 lagu yang sengaja dipadukan antara
lagu lama dan baru.
Dari awal hingga akhir, aksi panggung 5 Sekawan sangat energik. Kelompok ini juga menyelinginya dengan berinteraksi di antara mereka. Berikut daftar lagu 5
Sekawan band:
1. ROCKSTAR
2. T.B.A.J.O.K
3. H E I
4. ILFEEL
5. BUKAN MEREKA
6. KEMBANG DESA
7. BUKAN PION CATUR
8. IDOLA INSTANT
9. INDONESIA MASA KINI
10. T.M.T
*Bonus Track
JENDERAL SOEDIRMAN (N-2)
Secara musikal, SonicFlo memilih jalur pop-alternative sebagai identitasnya.
Melalui judul Terbentur, Terbentur, Terbentur, Febinda Tito tidak bermaksud menyampaikan keluhan.
Kembali Kepadamu dari Pugar Restu Julian bukan sekadar lagu biasa, melainkan sebuah medium perenungan mengenai momen di mana segala perbuatan pada akhirnya akan kembali kepada diri sendiri.
Tur Harry Styles, Together, Together, akan berlangsung selama tujuh bulan, dimulai dari Mei hingga Desember.
Lagu Enggap Nafasku menjadi penanda kembalinya Dipaaa ke industri musik setelah sebelumnya sempat merilis lima lagu di sepanjang 2025.
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved